Virus Corona Sampai ke Sumut, Benarkah?

0
Kadis Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan (tengah) saat memaparkan kasus dugaan WNA asal Korea Selatan yang diisukan.meninggal dunia karena virus corona. (foto/ANTARA/Evalisa Siregar)

Penulis: M. Rio Fani

Beberapa hari sebelumnya, pada Jumat (7/2) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr. Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan bahwa, pihaknya telah menyiapkan Tim Khusus sebagai antisipasi terhadap penyebaran virus corona. Tak hanya itu, Alwi juga menuturkan pengantisipasian itu telah dilakukan bersama seluruh manajemen rumah sakit di Sumut.

Terkait hal itu, penulis mengajak untuk melihat Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Coronavirus dari Kementerian Kesehatan RI. Dari pedoman tersebut dijelaskan bahwa, ciri-ciri orang yang terjangkit virus corona akan menderita gejala seperti, demam tinggi mencapai 38 derajat Celsius, batuk atau pilek, nyeri tenggorokan, serta mengalami pneumonia ringan hingga berat.

Baca juga: LPM Dinamika UIN SU Pertahankan Penghargaan ISPRIMA 2020

Di sisi lain, Alwi juga mengonfirmasi bahwa terdapat empat mahasiswa asal Sumut yang saat ini tengah menjalani karantina di Pulau Natuna Kepulauan Riau (Kepri). Namun, Alwi belum mengetahui indentitas dari keempat mahasiswa itu. Ia hanya berharap keempat mahasiswa itu dapat menjalani proses karantina hingga semuanya dapat kembali pulang.

Setelah melakukan berberapa penelusuran melalui media terpercaya yang mengabarkan informasi mengenai perkembangan virus corona di tanah air. Penulis menemukan informasi bahwa virus corona telah mencapai Sumut. Dikutip melalui media Indozone, Dinas Kesehatan Sumut mengakui bahwa ada 83 warga daerah itu yang saat ini diobservasi atau dikarantina di rumah, pada Selasa (11/2).

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr. Aris Yudhariansyah di Medan saat memaparkan informasi tersebut kepada rekan-rekan wartawan.

“Dari 83 orang, WNI (Warga Negara Indonesia) sebanyak 38 orang dan WNA (Warga Negara Asing) 45 orang. Observasi dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran nCov (Novel Corona Virus) di Sumut,” ujar dr. Aris seperti dilansir melalui Indozone pada berita berjudul, “Antisipasi Virus Korona, 83 Warga Sumut Dikarantina“.

Baca juga: Menjaga Alam, Solusi Mengurangi Bencana

Lantas, melalui informasi tersebut apakah benar virus korona telah memasuki wilayah Sumut? Penulis menerangkan bahwa sampai saat ini, pihak Dinas Kesehatan Sumut masih belum menemukan warga Sumut yang positif terinfeksi virus tersebut.

Dinkes Sumut memang memaparkan bahwasanya angka dari dugaan itu bertambah, namun pihaknya masih memberikan keterangan terkait 83 orang yang tengah menjalani karantina di rumah. “Meski bertambah, namun hingga saat ini belum ada yang positif terkena nCoV,” tambah dr. Aris.

Baca juga: Warga Sumut Lakukan Aksi Damai Tolak Pemusnahan Babi

Seperti yang dikutip melalui laman berita Antara terkait antisipasi dari penyebaran virus corona melalui Dinkes Sumut, Pemprov Sumut juga mengimbau masyarakat untuk dapat menjaga ketahanan dan kebersihan tubuh agar tidak mudah diserang virus tersebut.

Di samping itu, sebagai masyarakat yang sangat mudah menerima informasi secara cepat melalui media sosial. Penulis mengingatkan untuk selalu mengecek terlebih dahulu informasi yang beredar. Hal ini agar kita dapat mengonsumsi informasi yang benar dan fakta.

Editor : Ayu Wulandari Hasibuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.