Judul              : Follow Islam Senang Duhulu, Lebih Senang Kemudian

Pengarang      : Ebit Jatayu

Penerbit          : Qultum Media

Tahun terbit  : 2014

Tebal              : 134

buku resensi kak lisma

Pernah enggak kita tidak menyukai sesuatu tapi itu bermanfaat buat kita. Misalnya, saat ibu bilang, “jangan lupa sayurnya dimakan. Itu bagus untuk kesehatan.” Atau, saat guru berkata, “belajar itu jangan pake System Kebut Semalem (SKS). ,mending nyicil tapi setiap hari…” Faktanya, sayuran memang baik untuk tubuh, dan belajar setiap hari pasti mengasah daya ingat. Hanya, kita terlanjur menolak dan gak suka sebelum melakukannya.

Seperti halnya perintah Allah dan sunah Rasulullah saw, kita sering secara diam-diam atau terang-terangan menghindarinya karena menganggap itu tidak keren,  tidak modern, ketingalan, merepotkan, dan tidak cocok dengan gaya masa kini dan budaya atau kebiasaan yang kita lakukan. Ngapain sih harus salat Tahiyatul Masjid, mengetuk pintu dan mengucap salam, sabar ketika di jalan, makan menggunakan jari-jari, dan sebagainya.

Kita selalu membenarkan yang biasa, akan tetapi seharusnya kita membiasakan yang benar. Komik Follow Islam  ingin menyampaikan bahwa semua yang Allah perintahkan dan Nabi contohkan tidak sesulit yang kita dibayangkan. Ajaibnya, beberapa perintah Allah dan hadis Rasulullah tersebut justru menyimpan manfaat luar biasa yang secara ilmiah sudah terbukti.

Komik karangan Ebit Jatayu ini, menceritakan kisah seorang pemuda yang membiasakan berbuat sesuatu sesuai dengan yang diperintahkan Allah dan Nabi contohkan. Dalam  setiap kisah dibuku ini, terdapat hadis-hadis Nabi yang bersangkutan. Kemudian diperjelas dalam cerita. Komik ini cocok dibaca mulai dari anak-anak maupun orang tua. Apalagi untuk membantu anak-anak dalam mempelajari ilmu ke-Islaman. Ditambah  lagi, buku ini dibawa dalam cerita yang menarik, sehingga tidak membuat kita terutama anak-anak merasa bosan.

 

Lisma Rani