Sosialisasi E-Card Perpustakaan UIN SU Belum Merata

0

Perpustakaan adalah jantung dari sebuah perguruan tinggi, kualitas sebuah perguruan tinggi dapat dinilai dari perpustakaannya. Begitu pula dengan kampus kita tercinta, seiring dengan perubahan status IAIN Sumatera Utara menjadi UIN Sumatera Utara, perlahan fasilitasnya pun mulai diperbaiki, seperti penetapan E-card untuk setiap mahasiswa yang ingin berkunjung ke perpustakaan.

Suatu awal yang baik untuk kemajuan UIN SU, sayangnya kebijakan ini masih belum tersosialisasi dengan baik kepada seluruh mahasiswa, contohnya saja Nanda Abdi mahasiswa semester I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini mengaku belum mengetahui berita pembuatan E-card perpustakaan ini. “Saya nggak ada tahu sih mengenai pembuatan E-card ini, ataupun pembuatan kartu perpustakaan dari Kosma pun tidak ada pemberitahuan,” ungkapnya.

Begitu juga dengan Budi Afriadi Ahmad mahasiswa semester III FEBI yang mengaku belum mengetahui kebijakan perpustakaan tersebut, “Saya belum punya kartu elektrik, dan belum tahu sih cara untuk mengurusnya,” tuturnya.

Sosialisasi belum merata keseluruh mahasiswa, terlepas dari masalah kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan kampus. Lailan Azizan Rangkuti, S. kom selaku Staf Tata Usaha Perpustakaan UIN SU yang menangani pembuatan E-card perpustakaan menuturkan bahwasanya sosialisasi E-card memang sedang berjalan, “Ini baru hari pertama, dan memang akan kita sosialisasikan secara menyeluruh kepada mahasiswa semester I. Persyaratannya biasa, hanya sekedar mengisi data diri. Pembuatan kartu itu mulai jam 09.00 pagi sampai 12.00,” terangnya.

Meskipun mahasiswa nantinya menggunakan E-card, mahasiswa ternyata juga harus mengurus kartu lama, “Namun mereka masih harus mengurus kartu biasa, karena meminjam buku masih menggunakan kartu yang lama, belum dapat kita pastikan kapan baru bisa digunakan untuk peminjaman buku,“ ucap Yuliarita S, Ip selaku penanggung jawab pembuatan kartu format lama.

Bagi mahasiswa yang kehilangan kartu, dapat segera mengurus kembali dengan syarat membayar secara pribadi. ngurus lagi kartu yang lama. Satu kartu harganya 12. 500, kalau kartu yang elektronik hilang ngurus lagi 15.000 persyaratannya membawa kartu yang lama,  kalau untuk pembuatan kartu lama, itu kolektif secara bersamaan per kelas, tapi kalau udah semseter tiga sampai seterusnya, ya sendiri-sendiri,” tambah Yuliarita. (14/09)

Reporter         : Safitri Adriani Nasution dan Nurtiandriani Simamora

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.