Foto: www.google.com

Oleh: Nurtiandriyani Simamora

            Kamu mahasiswa akhir? Walaupun kamu belum berada di posisi ini, pastinya kamu akan melewati fase ini. Banyak mahasiswa yang merasa khawatir jika tidak bisa menyelesaikan tugas akhir atau yang sering kita sebut dengan skripsi. Alasannya karena ingin cepat wisuda dan segera menyandang gelar sarjana, atau karena tuntutan dari berbagai pihak. Alasannya lainnya karena suatu target yang ingin dicapai dan segera mendapatkan pekerjaan yang diingikan. Kekhawatiran ini terkadang membuat tekanan dan dapat mengakibatkan stres, alhasil kesehatan kita terganggu dan skripsi pun tak kunjung selesai.

Sebagai mahasiswa, berikut kiat-kiat dari Penulis yang mungkin bisa menjadi solusi buat kamu nantinya yang akan atau yang sedang menyusun skripsi.

  1. Tentukan target

Sebagai mahasiswa, kamu pasti punya target yang harus kamu capai. Hal ini bisa membuat kamu semakin bersemangat dalam melakukan setiap aktivitas. Misalnya kamu harus sudah menentukan target kapan kamu akan menyelesaikan studi kuliah, setelah itu ingin segera melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi misalnya studi S2, atau ingin segera mendapatkan pekerjaan tetap, mungkin saja setelah wisuda kamu ingin segera menikah, dan lain sebagainya. Setelah kamu tahu apa target kamu ke depan, maka akan lebih mudah untuk kamu mempersiapkan segala sesuatunya secara optimal.

  1. 2. Susun Strategi

Bagi yang sudah punya target, tentu perlu sebuah strategi atau rencana untuk mencapainya. Strategi yang terkonsep akan memudahkan kamu dalam melakukan dan menghadapi tantangan yang akan kamu hadapi ke depan. Strategi yang kamu perlukan untuk menyelesaikan skripsi dengan baik di antaranya

  1. Menentukan masalah apa yang akan kamu jadikan penelitian dan judul dalam skripsi kamu nantinya. Usahakan sebelum membuat penelitian, ketahui terlebih dahulu apa yang melatarbelakangi kamu untuk menelitinya. Setidaknya kamu mengetahui bagian kecil teori yang mendasarinya, dan mempunyai data yang mendukung mengenai penelitian kamu, jadi bukan hanya opini yang kamu bangun sendiri.
  2. Gunakan metode-metode yang sesuai dengan penelitian kamu. Metode yang tepat sasaran akan memudahkan kamu memahami dan mendapatkan data mengenai masalah yang kamu teliti. Jadi sebelum kamu menggunakan metode tersebut, kamu harus memahami cara kerja metode tersebut.
  3. Temukan referensi-referensi yang mendukung penelitian kamu. Referensi yang dimaksud seperti perpustakaan-perpustakaan yang mempunyai koleksi buku atau bahan bacaan yang membahas penelitian kamu, serta menemukan referensi tempat atau perusahaan-perusahaan yang akan membantu kamu nantinya dalam penelitian.
  4. Sering-seringlah mengevaluasi sendiri apa yang kamu tulis, barang kali ada kalimat-kalimat yang belum padu. Kamu juga harus memahami bahwa karya ilmiah seperti skripsi juga harus memiliki diksi yang tepat agar yang pembaca yang setara kaum intelektual mudah mengetahui apa maksud yang kamu utarakan dalam penelitian kamu. Jangan coba-coba gunakan kata kiasan atau kata-kata seperti: mungkin, sepertinya atau kata-kata lain yang bisa membuat pertanyaan orang lain terhadap skripsi kamu. Gunakanlah bahasa yang baku dan ilmiah. Ingat, kamu sedang tidak membuat karya fiksi.
  5. Disiplin Waktu

Mengenai waktu, kamu harus memanfaatkannya seoptimal mungkin. Hindari tergesa-gesa karena sesuatu yang tergesa-gesa itu tidak baik. Karena kamu ingin kebut-kebutan agar cepat selesai, kamu menjadi lupa kapan waktu untuk istirahat dan kapan waktu untuk beribadah. Jangan sampai hal ini terjadi juga kepada kita mahasiswa mulim. Kalau perlu kamu harus membuat jadwal aktivitas kamu selama mengerjakan skripsi, seperti kapan waktu kamu akan menjumpai dosen pembimbing, kapan kamu mengerjakan revisi, kapan kamu ke perpustakaan, dan aktivitas lainnya, jadi kamu tetap bisa hidup teratur dan tetap sehat sampai wisuda.

  1. 4. Kenali Dosen Pembimbingmu

Jika kamu ingin lebih mengefisienkan waktu, kamu perlu mengenali dosen pembimbingmu sehingga kamu tidak perlu berjam-jam untuk menunggunya. Kamu harus mengerti bagaimana sifat dan kepribadiannya, setidaknya bersikaplah sopan santun. Kamu juga harus tahu kapan saja waktu luangnya, dan di mana kamu bisa menemukannya dengan mudah. Hal ini terbukti sangat membantu dalam melakukan proses bimbingan. Sehingga kamu tidak perlu merasa di PHP-in terus, padahal sebenarnya kita yang tidak memahami dosennya.

  1. Tunjukkan Kegigihan

Sebagai mahasiswa, kamu harus tunjukkan seberapa gigihnya kamu dalam menyelesaikan skripsi. Misalnya ketika kamu bimbingan dengan dosen pembimbing,  kamu harus cekatan dalam menghubunginya dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Apa yang direvisi oleh dosen pembimbing, maka segeralah untuk memperbaikinya, jangan tunggu waktu lama. Semakin kamu menunjukkan kesungguhan kamu, maka dosen tersebut juga akan memperhatikan kesungguhanmu dan mempermudahnya. Tentunya tunjukkan juga kegigihan kamu dalam beribadah dan memohon kemudahan kepada Allah untuk kelancaran urusanmu.

  1. Jangan Down Ketika Revisi

Masalah banyaknya revisi merupakan hal biasa ketika kamu sedang megerjakan skripsi. Tapi ingatlah, itu semua demi kelancaran kamu ketika menghadapi sidang nanti. Jadi kamu tidak perlu merasa down ketika terus-terusan disuruh revisi sama dosen pembimbing, justru kamu harus segera untuk memperbaikinya. Ingatlah, sebuah keberhasilan itu membutuhkan proses yang panjang dan berliku.

  1. Berpikir dan Bersikap Optimis

Keadaan hati dan pikiran kamu juga sangat berpotensi untuk mempengaruhi tingkat kepercayaan diri kamu dalam mengerjakan skripsi. Tetaplah berpikiran positif dan buang jauh-jauh pikiran negatif yang bisa membuat kamu gagal fokus dengan pembahasan dan penelitian kamu. Pikiran dan hati yang tenang snagat diperlukan agar skripsi kamu berjalan lancar, tapi bukan berarti kamu harus menjauh dari teman dan orang sekitar, bahkan dukungan dari orang terdekat juga bisa membantu menjernihkan pikiran kamu.

Akhir kata, demikianlah yang bisa Penulis bagikan kepada Sobat Kampus dalam menghadapi skripsi, semoga bisa bermanfaat. Semoga apa yang ditargetkan dapat tercapai dengan usaha kita dan pertolongan Allah semata.

Editor             : Siti Arifah Syam