Mahasiswa Tangguh sebagai Generasi Penerus Bangsa

- Advertisement -
(Foto: Internet https://mahasiswaindonesia.id)

Penulis: Anggia Nurulita

“Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia.” – Ir. Soekarno

Peran pemuda sebagai generasi penerus selalu dikaitkan dengan kemajuan suatu bangsa. Sebab, sebagai generasi penerus pemuda menjadi elemen penting yang perlu dilibatkan dalam pembangunan bangsa. Seperti pada kutipan Ir. Soekarno yang merupakan Founding Father bangsa ini, peran pemuda mampu mengubah dunia. Pemuda yang dimaksud sebenarnya adalah generasi penerus yang memiliki pengetahuan inovatif, kritis terhadap permasalahan, juga memiliki kreativitas yang tinggi. Atas dasar inilah, maka mahasiswa adalah pihak yang sangat potensial menjadi salah satu generasi penerus di negeri tercinta, Indonesia.

- Advertisement -

Mahasiswa adalah orang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, yang dianggap sebagai kaum terdidik dan intelektual bagi masyarakat. Tentunya, mahasiswa memiliki tanggung jawab dan amanah yang besar terhadap masyarakat di sekitar, karena mahasiswa adalah bagian dari masyarakat. Sebagai mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam berbagai bidang keilmuan, maka tidak pantas baginya mementingkan diri sendiri tanpa berkontribusi terhadap bangsa dan negara. 

Sebagai kaum terdidik dan merupakan bagian dari masyarakat, juga sebagai generasi penerus bangsa yang sangat potensial, maka mahasiswa memiliki beberapa peran yang dapat dilakukan. Adapun peran mahasiswa dibagi dalam tiga fungsi, yaitu agent of change, social control, dan iron stock.

  • Agent of change 

Peran mahasiswa sebagai agent of change mempunyai arti bahwa mahasiswa sebagai agen dari sebuah perubahan. Sebab, perubahan adalah suatu hal yang mutlak dan merupakan sebuah kewajiban. Allah swt telah memerintahkan dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’d:11 tentang perubahan, yang dijelaskan bahwa suatu kaum harus mau berubah bila mereka menginginkan keadaan yang lebih baik. 

Sebagai penerus bangsa yang memiliki tingkat intelektual, mahasiswa harus berada di garda terdepan dalam memberikan perubahan yang berarti, terhadap kemajuan Indonesia. Tentunya perubahan yang dimaksud adalah perubahan yang positif. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan, karena mahasiswa merupakan kaum yang eksklusif, hanya 5% dari pemuda yang bisa menyandang status sebagai mahasiswa. 

Melihat dari jumlah tersebut, tentunya mahasiswa sangat beruntung dapat memiliki kesempatan dan kelebihan dibandingkan pemuda yang tidak bergelar mahasiswa. Dengan kesempatan yang dimiliki, mahasiswa harus mampu melihat permasalahan di sekitarnya dan dapat menjadi bagian penentu arah, dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Mahasiswa tidak boleh membiarkan bangsa ini melakukan perubahan ke arah yang salah ataupun menyimpang. 

  • Social control

Peran mahasiswa sebagai social control mempunyai arti bahwa mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap berlangsungnya pemerintahan. Menjadi mahasiswa, tidak hanya sekedar mempelajari ilmu-ilmu teori di bangku perkuliahan. Apalagi sampai abai terhadap permasalahan sekitar, termasuk kebijakan yang dibuat pemerintah dan berkaitan langsung dengan masyarakat.

Saat ini, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk membangun bangsa ke arah yang lebih baik demi tercapainya tujuan nasional. Namun, bisa saja pembangunan yang dibuat tidak sesuai dengan tujuan dan malah merugikan masyarakat. Di sinilah, mahasiswa sebagai social control berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, dengan menyampaikan suara rakyat melalui gagasannya. 

Mahasiswa dituntut bukan hanya menjadi pengamat dari kebijakan pemerintah, yang dilakukan dengan orasi-orasi pedas juga menimbulkan keributan. Tetapi, diperlukan mahasiswa yang berpartisipasi aktif dengan menyampaikan ide-ide solutif dari pemikiran-pemikiran cemerlang mahasiswa. Mahasiswa sebagai social control juga dapat memberikan sumbangsihnya secara nyata dengan cara memberi bantuan berupa morel dan materiel. Cara ini bisa dilakukan mahasiswa dengan melakukan pengabdian masyarakat secara rutin.

  •  Iron stock

 Jika diartikan iron stock berarti stok besi. Kalau dipikir-pikir kenapa harus besi? Sesuai dengan namanya, besi pasti akan berkarat dalam jangka waktu yang lama dan kemudian akan diganti dengan besi-besi baru yang lebih bagus dan kuat. Allah Subhanahu wa ta’ala telah menjelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Maidah: 54 bahwa pemuda sebagai pengganti generasi yang sudah rusak. Jadi, maksudnya adalah mahasiswa tangguh yang memiliki kemampuan sehingga bisa menggantikan generasi sebelumnya untuk melanjutkan tongkat estafet pembangunan dan perubahan di negeri ini.

Lebih jelasnya, mahasiswa sebagai iron stock mempunyai arti bahwa mahasiswa sebagai aset, harapan, juga penerus bagi bangsa di masa depan. Mahasiswa sebagai iron stock sudah seharusnya mempersiapkan diri sebagai garda terdepan untuk melakukan perubahan, dengan cara meningkatkan kualitas juga menambah pengetahuan. Pengetahuan yang meski ditingkatkan termasuk segi keprofesian ataupun kemasyarakatan. Selain itu, mahasiswa juga tak lupa mempelajari berbagai masalah yang pernah terjadi di generasi sebelumnya sebagai pembelajaran dari kesalahan yang pernah terjadi. Dengan mempersiapkan hal ini, tentunya mahasiswa akan mampu dan bisa menjadi penerus generasi bangsa yang lebih baik dan sesuai dengan harapan bangsa.

Editor: Dita Saharani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share article

Latest articles