Kenapa Hari Ini Masih Belum Berjilbab?

(Foto/Ilustrasi/Pexels)

Penulis : Sri Julia Ningsih

Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga  mereka tidak diganggu. Dan Allah  Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab : 59).

Islam sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala di atas, setiap wanita muslim diwajibkan untuk menutup aurat. Berarti, manakala kita meninggalkan perintah itu, kita akan kena sanksi. Artinya, haram bagi para wanita untuk memperlihatkan aurat kepada orang yang tidak berhak untuk melihatnya. Siapa yang tidak berhak melihat aurat wanita? Yakni mereka yang bukan mahramnya.

Kendati demikian, belum semua wanita paham bahwa ia adalah sebaik-baiknya perhiasan. Sehingga, kita lihat masih ramai wanita-wanita muslim enggan menutup aurat. Lantas, kenapa para wanita muslim masih belum berjilbab? Berikut ulasannya.

Belum Mendapatkan Hidayah

Barangkali alasan ini umum dan acapkali terdengar di telinga kita. “Saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapat hidayah untuk memakainya”. Demi Allah, hidayah tidak akan datang dengan sendirinya, Puan. Allah tidak akan memberikan hidayah tanpa manusia itu mencari sebab-sebab datangnya hidayah tersebut. Maka, jemput ia.

Tahukan kita, bahwa orang yang tidak menerima hidayah dari Allah, itu disebabkan hatinya telah keras. Mungkin kita yang belum berjilbab masuk ke dalam golongan tersebut. Maka dari itu, lunakkan dan buka mata hati, sebab apa-apa yang Allah perintahkan, tidak ada yang mengandung mudarat. Ingat, lunakkan hati, dan mulai jemput hidayah.

Takut Tidak Sesuai Antara Jilbab dan Perilaku

Puan, jilbab dan perilaku adalah dua hal yang berbeda. Jangan jadikan alasan ‘Belum baik”, untuk “Tidak berjilbab”, fatal sekali. Logikanya begini; salat hukumnya wajib, benar? Benar. Jika kita mengatakan, “Aku belum baik” sehingga “Aku tidak salat” maka lunturkan keislaman kita alias kita masuk ke dalam golongan orang munafik yakni; mengimani Allah namun tidak menjalankan perintah-Nya hanya karena menganggap diri belum pantas.

Begitu juga dengan jilbab bagi wanita. Hukumnya wajib. Jangan karena berpegang teguh pada paradigma “Harus berperilaku baik dulu baru berjilbab”, lantas kita melupakan kewajiban yang Allah turunkan atas kita. Jika pernah berfikiran seperti ini, semoga Allah mengampuni kita.

Selanjutnya, sadar tidak bahwa dengan memakai jilbab, maka segala perilaku baik kian mengikut dengan sendirinya dan perbuatan buruk, seolah-olah tertahan. Hal tersebut, semata-mata karena kita menyadari hakikat menutup aurat. Tidak percaya? Silakan dicoba dan rasakan keajaibannya.

Takut Tidak Istikamah

Alasan ketiga ini, mungkin terngiang-ngiang di kepala setiap kita. Pasalnya, kita paham benar  bahwa godaan dan ujian akan terus ada, sedang istikamah adalah puncak yang harus kita daki. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ankabut ayat 2 : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi?”

Namun Puan, bagaimana bisa kita mengatakan takut sebelum kita mencobanya? Lakukan! Ini bukan sekadar perintah, Puan. Ini kewajiban. Istikamah barangkali sulit, namun hadiahnya Surga. Pelan-pelan, ubah dari yang pakai celana ketat menjadi rok. Dari yang pakai baju sepinggang, menjadi selutut kemudian gamis. Dari yang jilbab dililit, jadi diuntai ke bawah. Lambat laun, akan terbiasa.

Mulai sekarang, luruskan niat untuk tidak lepas pasang jilbab, bulatkan tekad, maksimalkan ikhtiar, kencangkan doa, singkirkan kata, “Takut”, hargai prosesnya, kemudian nikmati kebesaranNya. Insyaallah.

Editor : Miftahul Zannah

Latest articles

Kemenristek BRIN Kembangkan Health Passport

Medan, Dinamika Online – Dilansir dari situs resmi satgas Covid–19, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek BRIN) bersama Satgas Covid–19 sedang mengembangkan...

Edukasi Seputar Digital Marketing, Exabytes Adakan Webinar

Medan, Dinamika Online - Guna memberikan edukasi seputar digital marketing, Exabytes mengadakan web seminar (Webinar) dengan topik “Ad Optimization Hacks for Huge Success (Cuan)”...

Beramal Baiklah Layaknya Seperti Lebah

Penulis : Khoiriah Syafitri “Teruslah berbuat kebaikan dan jangan pernah bosan. Sebab tidak ada balasan untuk kebaikan melainkan kebaikan itu juga bahkan kebaikan yang lebih...

Masih Bertahan dalam Bosan?

Penulis: Muhammad Tri Rahmat Diansa Beberapa bulan sudah terlewat dan kita masih dipisahkan oleh jarak, sebab pandemi yang seolah tak ingin mengakhiri. Rasa bosan, jenuh,...

Tingkatkan Generasi Qur’ani, JPRMI Adakan Tablig Akbar

Medan, Dinamika Online - Dalam rangka meningkatkan generasi qur’ani organisasi Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) mengadakan kajian tabligh akbar dengan mengusung tema...