Berniat Hijrah, Ayo Itu Perintah

Hijrah itu perintah. (foto/Facebook/Muslimah News ID)

Hijrah dalam konteks Islam berarti memutuskan atau meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Dalam suatu hadist, Rasulullah menegaskan bahwa berhijrah berarti meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.

Dari Abdullah bin Amru bin Ash r.a. bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Seorang muslim adalah orang yang menjadikan muslim lainnya merasa selamat dari lisan dan tangan (perbuatannya). Sedangkan muhajir (orang yang hijrah) adalah orang yang meninggalkan segala yang dilarang Allah subhanahu wa Ta’ala.” (Muttafaqun Alaih)(H.R. Bukhari dan Muslim).

Ada beberapa hal yang dilakukan untuk awal penghijrahan, yaitu:

Niat ikhlas dalam memulai hijrah

Seseorang dalam memulai hijrahnya, haruslah ikhlas dengan niat karena Allah. Mungkin ada sebagian orang yang hijrahnya berniat karena hal yang berbau duniawi. Seseorang akan mendapatkan hijrahnya sesuai apa yang diniatkannya.

Tertera dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barang siapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia inginkan itu.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Bahkan kita tetap harus meluruskan niat setelah berhijrah, karena yang namanya hati sering berubah-ubah dan mudah berubah niatnya. Niat dan ikhlas adalah perkara yang berat untuk dijaga agar tetap istiqamah.

Baca juga: Bukan Sekedar Niat Tetapi Tujuan

Carilah lingkungan yang baik dan bersahabatlah dengan orang saleh

Memiliki sahabat yang membantu untuk dekat kepada Allah. Hendaknya berkumpul bersama sahabat yang baik akhlaknya.

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (Q.S. At-Taubah: 119).

Penting untuk diperhatikan bahwa hati manusia lemah, apalagi ketika sendiri. Dukungan dari orang lain sangat membantu dalam berhijrah, biasanya akan saling menasihati antar sesama. Bagi mereka yang belum bisa melaksanakan hijrahnya, bisa jadi dikarenakan masih sering bersahabat dan berkumpul dengan teman-teman yang masih melanggar larangan Allah.

Mempelajari Al-Qur’an serta mengamalkannya

Al-Quran adalah petunjuk bagi kehidupan umat Islam di dunia agar selamat dunia dan akhirat dan tiangnya agama Islam. Sebagaimana sebuah rumah memiliki tiang atau fondasi, apabila sebuah rumah tersebut tidak memiliki tiang atau fondasi maka rumah tersebut akan roboh atau rata dengan tanah.

Allah menurunkan Al-Quran untuk meneguhkan hati umat-Nya. Membacanya juga dapat memberikan kekuatan serta kemudahan dalam beramal shalih dan berakhlak mulia dengan izin Allah Ta’ala.

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Fushilat: 44).

Baca juga: Tau Siapa Rahasia Ketenangan Hati? Yuk Kenalan Dulu!

Berusaha untuk terus beramal walaupun sedikit

Amal dalam konteks Islam berarti perbuatan baik yang mendatangkan pahala. Oleh karena itu, kita diperintahkan tetap terus beramal meskipun sedikit dan beramal adalah suatu hal yang paling dicintai oleh Allah.

Tertera dalam sabda Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam,

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang berkelanjutan walaupun itu sedikit.” (H.R. Muslim).

Selalu berdoa dan memohon keistiqamahan dan keikhlasan

Tidak lupa pula kita untuk berdoa agar tetap istiqamah beramal dan beribadah sampai ajal menjemput.

Salah satu do’a yang baik untuk dihafalkan dan dipanjatkan,

“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi (karunia).” Yang tertuangkan dalam Q.S. Ali-Imran ayat 8.

Penulis: Annisa Hafizzah Hutabarat

Editor: Ade Suryanti

Latest articles

Semangat Baru Muslim dengan Kembalinya Masjid Hagia Sophia

Penulis: Diana Aliya "Kamu pasti akan membebaskan Konstantinopel. Panglima perangnya adalah panglima terbaik. Pasukannya juga pasukan terbaik." (H.R. Ahmad) Keputusan Dewan Negara Turki pada 10 Juli...

Keterlibatan Kita sebagai Pelaku Kebocoran Data

Penulis: Mahmudi “If you’re not paying for it, you are the product.” – Unknown Di era digital yang serba canggih ini, tidak bisa tidak, aktivitas kita...

Berani Hijrah: Agar Selamat Dari Fitnah Akhir Zaman

Medan, Dinamika Online - Komunitas Berani Hijrah (KBH) ajak masyarakat agar selamat dari fitnah akhir zaman. Dalam hal ini KBH mengadakan Safari Dakwah Al-Barokah...

Menulis Kreatif Bersama Edwrite Indonesia

Medan, Dinamika Online – Edwrite Indonesia ialah salah satu media penerbitan yang mengadakan Kelas Menulis Kreatif (KMK) selama tujuh hari melalui grup WhatsApp dengan...

Ini 6 Aplikasi Edit Foto di Ponsel yang Bisa Kamu Coba!

Penulis: Rafifa Luqyana Kesuma Mengabadikan momen ialah hal wajib ketika sedang mengunjungi tempat wisata ataupun sekadar berkumpul dengan teman atau keluarga. Apalagi, saat ini sudah...