Foto: Taufik Syahputra

Jika anda mencari objek wisata baru di Kota Medan,  maka Medan Istana Jambu bisa menjadi salah satu objek destinasi wisata yang tepat untuk Anda kunjungi. Objek wisata yang baru dibuka dua bulan ini,  merupakan agrowisata (wisata yang berkecimpung dalam bidang pertanian), yang didalamnya terdapat tumbuh-tumbuhan, buah, hewan, dan sayur-sayuran.

Meskipun terbilang baru,  Medan Istana Jambu saat ini telah memiliki koleksi tanaman buah dan sayur yang beragam. “Kita baru jalan dua bulan, tapi tumbuhan disini rata-rata udah berumur enam tahun, karena awalnya ini kebun pribadi yang berubah jadi tempat wisata.  Saat ini ada 12 jenis tanaman buah dan 6 jenis tanaman sayuran yang kita rawat,” ucap Jeni salah satu pemandu wisata istana jambu.

Untuk jenis kebun buah terdiri atas jambu air tong sam sie, jambu air taiwan red, jambu kristal (non biji), jambu biji mutiara, buah ajaib, durian musang king, apel India (putsa), rambutan papua (matoa), pisang kepok dan barangan, serta srikaya (nona).

Sedangkan untuk jenis kebun sayur diantaranya kangkung, bayam, timun, jagung manis, kacang panjang, dan sawi.

Dan jenis hewan yang dikembang-biakkan di Medan Istana Jambu antara lain adalah burung perkutut, burung ayam-ayaman, ayam kate, ikan nila, ikan mas, dan kelinci.

Objek wisata yang terletak di Jalan Pembangunan No. 77 Namorambe ini,  pengunjung akan diajak berkenalan lebih dekat dengan spesies tanaman jambu khususnya dan tanaman buah serta sayur-sayuran organik. “Pengunjung yang datang biasanya akan kita berikan edukasi lewat video, praktik lapangan mencangkul, menstek dan langsung memetik buah,” jelasnya lagi.

Bicara fasilitas, pihak Istana Jambu cukup memanjakan pengunjung setelah sebelumnya dibekali edukasi terkait agrowisata. “Lantai 1 berisi kantin, kolam renang, dan karaoke, Lantai 2 berisi ruang pendidikan serta Lantai 3 berisi ruang santai,” papar Jeni yang kala itu mengenakan baju berwarna merah secerah jambu-jambu disana.

Tentu, pertanyaan yang terbesit setelah pemaparan panjang tentang Istana Jambu ini ialah dikenakan tarif berapa untuk bisa menikmati agrowisata yang mengedukasi tersebut? Ya, teman-teman tidak perlu merogoh kocek terlaku dalam, dengan berbagai fasilitas yang diberi dapat dikatakan cukup setimpal dengan uang masuknya.

“Tiket masuk berupa voucher. Untuk orang dewasa sebesar Rp30.000 sedangkan untuk anak-anak dipatok harga Rp20.000. Voucher itu sendiri dapat ditukarkan dengan makanan/minuman dan sayur/buah,” jawab Jeni lebih lanjut.

Tak ketinggalan salah satu pengunjung yang baru pertama kali menikmati Istana Jambu ini pun turut berkomentar. “Saya tahu wisata ini dari kabar kawan-kawan, ini baru perdana saya kemari bersama istri dan keluarga. Untuk tempatnya saya rasa lumayan bersih dan luas, kalau uang masuknya pun relatif sederhana,” kata Ajun Junaidi pengunjung asal Deli Tua.

Reporter : Audry Uyuni dan Anisa Rizwani

Editor     : Ridha Amalia

Tingggalkan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.