Menilik Tenggelamnya KRI Nanggala-402

- Advertisement -

(Desain oleh: Tara Naura Siregar)

Penulis: Tara Naura Siregar dan Mutiara Ema

Kabar duka kembali menerpa negara kita baru-baru ini. Terlepas dari kejadian jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak pada 9 Januari 2021, kini duka itu kembali datang dengan tenggelamnya KRI Nanggala-402 di Perairan Laut Utara Bali pada Sabtu, 24 April 2021.

- Advertisement -

Kronologis Kejadian

Diawali ketika kapal selam KRI Nanggala- 402 dijadwalkan akan mengikuti latihan penembakan senjata oleh TNI AL 2021.

  • Pukul 03.00 WITA 

Kapal buatan Jerman ini izin untuk menyelam pada kedalaman 13 meter dalam melakukan persiapan menembak tersebut. Kapal selam ini dilengkapi dengan Sea Rider, penjejak, dan terdapat kopaska juga di dalamnya.

  • Pukul 03.30 WITA

KRI lain juga sudah melakukan persiapan untuk torpedo meluncur.

  • Pukul 03.46 WITA

Sea Rider memonitor periskop, kemudian lampu pengenal dari KRI Nanggala perlahan mulai menyelam dan meninggalkan jejak.

  • Pukul 03.46 – 04.46 WITA

Pemanggilan terus dilakukan kepada KRI Nanggala namun tidak ada respons.

  • Pukul 04.17 WITA

Sembari dilakukannya pemanggilan itu, maka diterbangkanlah helikopter dari KRI I Gusti Ngurah Rai untuk mendeteksi visual, namun hasilnya nihil. Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan KRI Nanggala seharusnya sudah timbul ke permukaan pukul 05.15 WITA. Namun pada saat itu KRI Nanggala-402 tak kunjung tiba.

  • Pukul 05.15 WITA

KRI Nanggala-402 dinyatakan Sublook.

  • Pukul 06.46 WITA 

Selama tiga jam pencarian tersebut, prosedur berubah menjadi Submiss di mana status kapal selam telah hilang. 

Pencarian dilakukan selama 4 hari secara berturut-turut dengan melakukan penyisiran di lokasi sekitar hilangnya KRI Nanggala-402. Saat pencarian dipersempit, ditemukan tumpahan minyak dan adanya tanda kemagnetan yang cukup besar di lokasi pencarian, yaitu di utara Celukan Bawang. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan bukti berupa benda yang diduga bagian dari KRI Nanggala-402. Benda-benda tersebut menjadi bukti otentik atas tenggelamnya KRI Nanggala-402 sekitar pukul 17.00 WITA.

Fakta-fakta 

  1. Ditemukannya bukti-bukti di kedalaman 838 meter,
  2. Badan kapal terbelah menjadi tiga bagian,
  3. 53 awak kapal telah dinyatakan gugur,
  4. Faktor yang menyebabkan tenggelamnya KRI Nanggala-402 adalah faktor alam.

Editor: Anggia Nurulita

Share article

Latest articles