Manfaat Konsumsi Buah dan Sayur Setiap Hari

- Advertisement -

(Desain oleh/Muhammad Fariz Gifari)

Penulis: Muhammad Fariz Ghifari dan Jentayu

Buah dan sayur dibutuhkan tubuh sebagai zat gizi mikro dan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat pangan yang penting bagi pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan tubuh. Sayuran hijau maupun sayuran berwarna dan buah juga sebagai senyawa bioaktif sebagai antioksidan. Sayuran berwarna seperti bayam merah, kubis ungu, terong ungu, wortel, tomat

- Advertisement -

Dampak kekurangan buah dan sayur tentu tidak dalam jangka pendek. Kandungan dalam buah-buahan dan sayuran sangat dibutuhkan oleh tubuh. Serat misalnya, akan membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula di dalam tubuh tidak berlebihan dan stabil sehingga dapat mencegah penyakit diabetes melitus dan penyakit pembuluh darah lainnya. Kekurangan sayuran dan buah-buahan dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan yaitu buang air besar menjadi tidak lancar,

Berikut enam manfaat mengkonsumsi sayuran dan buah untuk kesehatan:

  1. Menyehatkan pencernaan 

Buah dan sayuran mengandung serat alami yang mudah dicerna. Karena mudah menyerap air, serat ini dapat meringankan atau mencegah konstipasi, karena mendorong keinginan buang air besar menjadi lebih rutin dan lancar. Diet buah yang menambah asupan serat dan air juga dapat memberi efek kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu menunda lapar dan membantu menjaga berat badan.

  1. Menurunkan tekanan darah

Diet yang mencakup banyak buah dan sayur dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih rendah. Sebuah penelitian mengungkapkan, orang dengan tekanan darah tinggi yang menjalani diet buah, sayuran, produk susu rendah lemak, serta membatasi asupan lemak, dapat mengalami penurunan tekanan darah menyerupai efek obat.

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Makin banyak jumlah rata-rata konsumsi buah dan sayuran per hari, maka peluang terjadinya penyakit kardiovaskular menjadi makin rendah. Pada sebuah penelitian didapatkan bahwa orang yang menjalani diet buah atau mengonsumsi rata-rata delapan atau lebih takaran saji buah dan sayur per hari, berpeluang 30 persen lebih rendah untuk mengalami serangan jantung dan stroke. Lebih jauh, hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa buah yang paling penting kontribusinya untuk menurunkan risiko penyakit jantung adalah jeruk, lemon, limau, dan anggur. Sedangkan jenis sayurannya adalah sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, kubis, dan selada.

  1. Menurunkan risiko diabetes

Penelitian menemukan, banyak mengonsumsi buah-buahan segar, khususnya apel, jeruk, dan jambu, dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe dua. Pilih buah yang rasanya tidak terlalu manis, dan hindari buah-buahan kaleng karena buah olahan tersebut umumnya tinggi akan gula.

  1. Menyehatkan mata

Diet buah dan sayuran dapat membantu menyehatkan mata. Diet ini juga dapat membantu mencegah penyakit mata yang umum diderita orang lanjut usia, seperti katarak dan degenerasi makula. Manfaat diet buah ini didapatkan dari kandungan antioksidan dan vitamin, seperti vitamin C, yang tinggi pada buah-buahan.

  1. Melawan kanker

Sejumlah studi mengaitkan antara diet buah dan sayur dengan perlindungan alami tubuh terhadap kanker. Disebabkan, banyak mengonsumsi buah dapat melawan kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, dan paru-paru.

Editor : Rindiani

Share article

Latest articles