Kuliah dan Organisasi

Penulis: Editor LPM Dinamika UIN SU

Oleh: Cut Syamsidar

Menjadi seseorang yang berbakat dan mempunyai skill di luar perkuliahan adalah impian semua mahasiswa. Namun, tidak semua mahasiswa yang memilih untuk melakukan sesuatu yang beda di kampus. Organisasi misalnya, menurut mereka, ikut berorganisasi hanyalah buang-buang waktu saja, mengganggu perkuliahan, dan sering bolos masuk mata kuliah karena agenda mendadak dari organisasi. Terlalu banyak efek jelek jika ikut berorganisasi baik itu di kampus, maupun di luar kampus.

Pemikiran yang yang seperti itu pasti selalu ada. Pengaruh teman yang membujuk untuk tidak berorganisasi juga selalu menjadi sebuah hal yang sering dipertimbangkan tapi, niat belajar yang kuat dan ingin bersosialisasi guna memeperbanyak relasi, mahasiswa yang cerdas selalu lebih memilih organisasi daripada nengikuti pergaulan teman-teman kuliah yang sering kali tidak ada tujuannya.

Banyak dosen juga kerap tidak mendukung mahasiswanya untuk berorganisasi karena, dianggap tidak niat kuliah dan hanya melakukan hal yang tak berguna juga tidak pernah menjaga jarak antar laki-laki dan perempuan. Padahal, organisasi sangat banyak memberi efek yang baik bagi mahasiswanya. Contohnya, menambah banyak relasi, melatih kemampuan public speaking, mengasah pengetahuan, menambah wawasan, memperbanyak teman dan lain-lain.

Percaya atau tidak, mahasiswa yang berorganisasi akan lebih menonjol keaktifannya dimana pun ia berpijak baik itu di kelas, maupun di tempat bekerja. karena, mental orang organisasi jauh lebih keras dari mental mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang), selalu bisa diandalkan juga salah satu kelebihan berorganisasi. Karena, semakin banyak seseorang berbaur dengan orang lain maka, kemampuan berbicaranya akan semakin terasah.

Jangan pernah menyesal karena sudah berorganisasi dan menganggap kuliahmu jadi terbengkalai tapi, menyesal lah ketika kamu tak mampu membagi waktu antara kuliah, tugas dan organisasi juga bekerja. Karena ketika kamu tidak mampu membaginya maka, akan ada sesuatu yang datang dan membuatmu menyesal. Jatuh sakit misalnya. Terlalu banyak berkegiatan dan lupa istirahat, makan, dan lupa akan ibadahmu. Naudzubillah.

Latest articles

KAMMI Kobarkan Aksi Tuntut RUU HIP Dihapuskan

Medan, Dinamika Online – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengobarkan aksi ke gedung DPRD Sumut dengan tuntutan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila...

Polemik Ditundanya Pengesahan Hukum Negara

Penulis: Afifah Lania Sihotang Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 1 Juli 2020, beredar kabar ‘duka’ di berbagai platform media sosial dan media pemberitaan yang...

Media Sosial: Bisa Jadi Toxic atau Profit

Penulis: Asri Alviana Media sosial dewasa ini tidak hanya lagi sebatas hiburan semata melainkan sudah beralih menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Layaknya pedang bermata dua,...

Perihal Kuliah Daring, Humas UIN SU: Akan Diinfokan Selanjutnya

Medan, Dinamika Online - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan masih akan melanjutkan program belajar dari rumah, hal tersebut sesuai dengan keputusan bersama Panduan...

Addin 311: Hikmah, Hadiah Terindah Dari Yang Maha Indah

“Hikmah adalah aset orang mukmin yang tercecer. Di mana pun ia menemukannya maka ialah yang paling berhak memilikinya.” (Hikmah) Dalam hidup sering kali kita bertemu...