Semoga Hidup Mereka Bisa Lebih Sejahtera

2

imagesOleh : Rizki Syahputra

Hari guru mewakili sebuah kepedulian, pemahaman, dan apresiasi yang ditampilkan demi peran vital guru, yaitu mengajarkan ilmu pengetahuan dan membangun generasi.

Di Indonesia, hari guru diperingati pada tanggal 25 November. Sedangkan di dunia hari guru diperingati setiap tanggal 5 Oktober sejak tahun 1994. Tujuan diperingatinya hari ini adalah untuk memberikan dukungan kepada para guru di seluruh dunia dan meyakinkan mereka bahwa keberlangsungan generasi di masa depan ditentukan oleh guru. Hari guru adalah hari dimana kita memperingati jasa yang selama ini telah diberikan oleh sang pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka dengan ikhlas menyampaikan ilmu yang telah mereka peroleh semasa menuntut ilmu. Mereka mengamalkan ilmu mereka kepada para calon penerus bangsa ini

Salah satu hal yang penting dalam pembentukan kapasitas manusia, adalah guru. Guru bersama-sama dengan orang tua punya tanggung jawab sosial sebagai pendidik. Peran seorang guru merupakan hal yang penting dan bisa jadi berharga.

Namun di hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November ini, apakah kinerja guru di Indonesia mampu menghasilkan kualitas kinerja yang baik dalam konteks sekolah dan hubungannya dengan masyarakat. Apakah mencerminkan hasil dari nilai-nilai, etika, metode pengajaran yang efektif? Mungkin untuk menjawab hal itu, butuh sebuah kajian yang matang. Saya berpendapat bahwa pendidikan tidak diartikan sebagai sekolah. Pendidikan mempunyai cakupan yang luas dibanding sekolah formal misalnya. Pendidikan dapat mengubah masyarakat, maka dari itu peran guru dan sekolah perlu dikembangkan dan memperkuat metodologi mereka, mengembangkan keterampilan lain, memperkuat instrumen, sumber-sumber pengajaran, memikirkan kembali nilai-nilai dan prinsip-prinsip untuk menjamin kualitas pengajaran dan pembelajaran siswa. Selain itu juga harus didukung oleh kebijakan pemerintah Indonesia yang jelas disitu alokasi anggaran untuk pendidikan sebesar 20 % dari APBN. Apakah kita sudah merasakan anggaran sebesar itu ?…, mungkin masih banyak generasi kita yang belum merasakan hal itu.

Guru harus mampu menciptakan dinamika dalam kegiatan, misalnya kebebasan untuk bertanya, pertanyaan atau mengusulkan. Menjadi seorang guru bukanlah masalah warisan nasib atau keluarga, ini adalah pekerjaan yang sangat butuh tanggung jawab dalam membentuk karakter manusia. Guru harus mampu memfasilitasi pembelajaran pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa. Guru dan pendidikan merupakan dua hal yang erat hubungannya. Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh peran guru, lingkungan, kebijakan pemerintah dan instrumen lainnya.

Guru dalam sistem pendidikan harus bertindak sebagai agen perubahan. Pendidikan yang diberikan oleh guru harus memberikan kesadaran bagi siswa tentang peran yang dimainkannya dalam kehidupan sosial mereka yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial dan budaya. Pendidikan harus diselenggarakan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan sosial melalui praktik pendidikan yang bertanggung jawab.

Nampaknya kini pemerintah harus lebih memperhatikan nasib guru. Bagaimana tidak, ternyata tidak semua guru mendapatkan kesejahteraan. Standar kesejahteraan guru di Indonesia masih kalah jauh dibanding Negara Asean, di Asia Tenggara saja sudah kalah jauh apalagi di Asia dan dunia. Tingkat kesejahteraan guru di Indonesia masih kalah dibanding tingkat kesejahteraan guru di Brunei Darussalam dan Singapura. Namun dibalik semua itu kita tetap harus mengapresiasi kerja pemerintah yang tetap berusaha untuk mensejahterakan kaum guru melalui progam uji sertifikasi. Begitu juga dengan guru semoga guru dapat bekerja lebih profesional. Semoga guru dapat lebih baik di masa yang akan datang.

Sekarang ini sudah ada ribuan guru yang lolos uji sertifikasi sebagai guru profesional. Apakah mereka lolos sertifikasi melalui portofolio atau melalui diklat, sejak dimulainya proses uji sertifikasi guru tahun 2006, hingga sekarang sudah ada ribuan guru lulus uji sertifikasi. Bahkan para guru yang lulus uji sertifikasi sebelum akhir tahun 2007, sekarang sudah menikmati hasilnya, yakni mendapatkan tambahan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok.

Tujuan yang ingin dicapai pemerintah melalui proses sertifikasi guru tidak hanya peningkatan kesejahteraan guru sebagai tenaga pendidik. Tujuan sertifikasi guru dalam Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD) Pasal 16 disebutkan bahwa dengan adanya peningkatan kesejahteraan guru diharapkan akan terjadi peningkatan mutu pendidikan nasional dari segi proses yang berupa layanan dan hasil yang berupa luaran pendidikan. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan secara eksplisit mengisyaratkan adanya standarisasi isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Sering saya berpikir, pola guru mengajar di zaman sekarang sangatlah berbeda dengan pola guru mengajar di zaman dahulu.

Jika pembaca artikel ini kebetulan adalah seorang guru, dan bangga sebagai seorang guru, saya mengucapakan selamat Hari Guru, semoga dengan komitmennya terhadap pendidikan, akan mampu membentuk generasi yang kuat dan cerdas, serta mampu memajukan kehidupan bangsa ini. Dengan demikian akan terbentuk sebuah peradaban bangsa Indonesia yang adil, sejahtera, maju, tetap menjaga nilai-nilai tradisional dan lain-lain.

Hormat saya dan terima kasih kepada guru saya, karena berkat disiplin dan motivasi mereka, saya bisa mengekspresikan apa yang saya pikirkan dan rasakan.

 

 

2 KOMENTAR

  1. Sungguh mulianya guru itu, memberi ilmu kepda muridnya dari 0, terutama untuk guru SD, yang tak tau membaca dan menulis, dan sampai sekarang sangat berguna.
    😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.