Potret Manusia Silver

Penulis : Hafiz Hasan Noor dan Rafifa Luqyana

Kehadiran Manusia Silver di Kota Medan Semakain Merebak belakangan, biasanya sosok manusia Silver ini nangkring di persimpangan lampu merah, kebanyakan yang menjadi sosok manusia silver ini dari kalangan kawula muda yang merelarakan tubuhnya di beri cat berwarna khasnya itu.

Bergerak bagaikan robot dan kaleng bekas salah satu senjata hadalnya untuk menarik perhatian setiap pengendara yang menunggu antrian jalan sebagai tanda mengharapkan simpati.

Bagi Mereka berprofesi sebagai manusi silver ini merupakan jalan alternatif yang dilakukan sebagai ladang pekerjaan diakibatkan oleh pandemi ini, berkali kali mereka kejar-kejaran dengan Satpol PP setempat karena aksinya itu melanggar peraturan Pemkot setempat. Menurut kacamata kesehatan bahan yang dipakai mereka itu berdampak pada Kulit yang tidak menyerang secara langsung melainkan dalam jangka waktu yang akan datang.

Dari aksinya di lampu merah itu cukup memberikan penghasilan bagi mereka apa lagi di hari libur, bertarung di bawah terik matahari dengan menggunakan cat di badan memang sangat panas yang dirasakan mereka selalu kuat dengan kehidupan luar yang kejam.

Editor : Rindiani