Pakailah Jilbabmu Teman

0
Ilustrasi: Internet

Penulis: Rizky Mariyam Nasution

Di suatu desa yang sangat terpencil yang mungkin hanya sebagian masyarakat yang tahu tentang keberadaannya. Desa itu merupakan desa mayoritas non muslim, sehingga remaja yang ingin menjadi muslimah sejati sangat sulit dikarenakan  berteman dengan yang bukan seiman.

Namun, di dalam desa tersebut terdapat sekelompok empat wanita muslimah  yang taat pada agama. Mereka bernama  Annisa, Rahma, Andini dan Dewi. Persahabatan mereka sangat kental hingga renggang dengan kehadiran salah satu teman baru dari mereka seorang non muslim.

“Bagaimana jika malam minggu ini kita jalan-jalan?” ajak Annisa melalui grup message.

“Boleh juga, bagaimana dengan yang lain?” sahut Dewi.

“Aku bisa saja kok” jawab Andini.

“Rahma bagaimana?” tanya Annisa

“Maaf teman-teman aku tidak bisa, karena harus menjaga adikku,” jawab Rahma.

“Ya sudah, kita batalkan aja” ucap Annisa.

Mereka semua memaklumi alasan  Rahma yang merupakan anak sulung di keluarganya.

Esok harinya mereka bertemu di sekolah.

“Apa kabar semua?” sapa Dewi.

“Baik dong,” jawab Annisa dan Andini serempak.

Saat itu Rahma yang tengah asyik dengan gawainya tidak menjawab sapaan Dewi.

“Mah, sepertinya kamu sibuk sekali,” cerca Dewi.

“Eh iyah maaf Wi, aku sedang  chatting-an dengan teman baru, kenal dari Fb. Orangnya baik,” jawab Rahma.

Seketika mereka saling pandang mendengar penuturan Rahma.

***

Selang beberapa menit, bel pertanda istirahat mulai menjerit.

“Jajan yuk!” ajak Annisa.

“Yuk” jawab Dewi dan Andini.

“Loh Mah, kamu enggak jajan?” tanya Annisa.

“Enggak Nis, aku enggak lapar,” jawab Rahma.

Mendengar ucapan Rahma, akhirmya mereka pergi.

“Kalian sadar tidak? Kalau ada yang beda dari Rahma?” tanya Andini disela perjalanan ke kantin.

“Iya aku juga merasa seperti itu,” jawab Dewi.

“Iya, dia berubah semenjak dia mengenal teman Fb-nya itu,” sahut Annisa.

“Hus, kamu enggak boleh gitu ah,” kata Dewi.

***

Hari minggu, Annisa, Andini dan Dewi melakukan rutinitas seperti biasa.

“Loh ini Rahma kan? Dia kok tidak memakai jilbab? Astagfirullah..” ucap  Andini saat melihat posting-an Rahma, seketika ia langsung memperlihatkannya kepada dua sahabatnya lewat chat pribadi.

“Liat deh postingan Rahma, astagfirullah.. dia tidak memakai jilbab keluar rumah,” kata Andini.

“Astagfirullah iya Din, kaget aku,” sahut Annisa.

“Ya Allah, kok Rahma jadi gitu?” kata Dewi.

“Ya sudah, sebaiknya kita tanyakan langsung saja di sekolah,” kata Andini.

Pagi yang cerah, ketiga sahabat  itu  menunggu kehadiran Rahma untuk menanyakan perihal kemarin.

“Assalamualaikum teman-teman,” sapa Rahma riang

“Waalaikum salam” jawab mereka bersamaan.

“Rahma, ada yang ingin kami tanyakan kepadamu” kata Andini memulai pertanyaan.

“Eh iya ada apa Din?” jawab Rahma sambil menghampiri mereka bertiga.

Saat Andini memulai pembicaraan, suara bel pertanda masuk terdengar jelas di telinga.

Setelah beberapa jam akhirnya mereka kembali mempertanyakan hal tadi.

“Mah, kenapa kemarin tidak mengenakan jilbab keluar rumah? Kita sekolah agama, di mana pun kita harus mengenakan jilbab,” kata Andini.

“Maaf teman-teman, kemarin temanku itu datang ke rumah, aku melihatnya cantik dengan rambut terurai, jadi saat dia mengajakku aku putuskan untuk tidak mengenakan jilbab,” jawab Rahma dengan penuh penyesalan.

“Oh..tapi tidak sebaiknya kami posting di media sosial, nanti jika ada guru yang tahu bisa-bisa kamu terkena masalah,” kata Andini.

“Iya, baik aku akan menghapusnya,” jawab Rahma.

“Kami sedih melihat kamu seperti itu Ma,” kata Annisa dan Dewi.

“Terimakasih sudah menegurku,” ucap Rahma.

Mereka pun saling berpelukan.

Sejatinya sahabat bukan hanya hadir dalam suka maupun duka, namun juga sebagai pengingat untuk tetap taat kepada Allah Swt. Dan sejatinya wanita muslimah akan lebih terjaga dengan menutup aurat, pakailah jilbabmu teman, hingga akhirnya dipertemukan kembali di surga-Nya.

Editor: Shofiatul Husna Lubis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.