UIN SU Bentuk Tim Penanganan Covid-19

0
Azhari Akmal Tarigan M.Ag sebagai Dekan FKM saat diwawancarai di Ruang kerjanya, Selasa (17/3). Kamerawan: Ismi Wardani

Medan, Dinamika Online – Setelah mempertimbangkan bahaya dari Covid-19 dan mengantisipasi penyebaran virus itu agar tidak terjadi di UIN SU, Birokrat mengeluarkan kebijakan sesuai dengan surat edaran rektor pada Selasa (17/3) lalu, yakni berupa pembentukan Tim Penanganan covid-19, Rabu (18/3).

Panitia Penanganan Covid-19 terdiri dari seluruh staf dan tenaga kerja di setiap fakultas-fakultas, khususnya Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang terjun langsung dengan masalah tersebut.

Nantinya, panitia tersebut akan menghasilkan hand sanitizer dan disinfektan untuk digunakan oleh seluruh masyarakat UIN SU, sesuai pernyataan Dekan FKM, Azhari Akmal Tarigan M. Ag. “Panitia penanggulangan covid-19 ini skalanya UIN SU. Kita akan menghasilkan hand sanitizer sendiri dan juga disinfektan,  yang akan kita gunakan untuk internal kita,” jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa Sedihkan Larangan Berjualan, Birokrat Beri Respon Tegas

Hand sanitizer dan disinfektan ini akan mulai diproduksi pada Rabu (18/3) dan akan diletakkan di setiap kantor dan kelas pada 1 April mendatang. Azhari berharap, setelah diproduksi hand sanitizer dan disinfektan ini, tidak ada mahasiswa yang nakal membawa pulang barang tersebut, agar dapat dipakai bersama-sama.

Di antara panitia tersebut, juga terdiri dari tiga dokter sekaligus dosen sebagai media yang bersifat konsultatif bagi segenap civitas kampus yang merasa mengalami gejala-gejala Covid-19. Untuk posko, seluruh masyarakat UIN SU dapat berkonsultasi melalui WhatsApp dan Telegram, sesuai dengan surat edaran rektor nomor 8 poin d.

Adanya posko penanganan Covid-19 ini mendapat apresiasi dari mahasiswi FKM bahwa tindakan ini sudah sangat bijak. “Kalau menurut saya tindakan UIN SU ini sangat lah bijak, jadi mahasiswa dapat berkonsultasi untuk mengecek kesehatannya,” ujarnya Vivi mahasiswi jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat semester dua.

Reporter : Havez Ababil dan Indah Yani

Editor      : Ayu Wulandari Hasibuan