Illustrator : Rizka Rahma Fajri
Illustrator : Rizka Rahma Fajri

Mulai belajar minimal 2 minggu sebelum UAS

Mahasiswa pasti sudah tahu apa itu SKS ? SKS ini merupakan Sistem Kebut Semalam. Biasanya mahasiswa melakukan sistem ini ketika akan melaksanakan UAS (Ujian AKhir Semester). Dimalam hari biasanya mahasiswa akan sibuk mencari-cari bahan kuliah dan membaca buku dalam satu malam saja. Jangan berharap bahwa hasilnya akan memuaskan, kalau kamu inginkan hasil yang baik dari ujianmu, kamu harus menyiapkan waktu yang lebih untuk belajar, tapi bukan berarti akan belajar sepanjang malam sebelum ujian tiba, karena itu tidak akan berdampak baik. Baiknya, jika kamu menyisihkan waktu satu jam setiap malam selama dua minggu sebelum ujian, perlahan kamu akan mengingat pelajaran dari mata kuliah yang akan diujikan.

Belajar berkelompok jika itu perlu

Kelompok belajar selalu memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu banyak teman yang bisa menjelaskan tentang  pelajaran salah satu mata kuliah. Kamu bisa melakukan ini jika ada mata kuliah yang tidak kamu ketahui dan bisa mendiskusikannya dengan teman sekelasmu sebelum melaksanakan UAS.

Review mata kuliah dengan dosen

Hal ini seringkali dilakukan oleh beberapa dosen di akhir perkuliahan yaitu melakukan sesi review. Di sesi ini, dosen akan memberimu gambaran tentang ujian akhir.  Kemungkinan dosen akan menjumlahkan nilai yang diperoleh mahasiswa dalam mata kuliahnya, memberikan contoh pertanyaan dan permasalahan, memberikan tips belajar, terkadang juga memberikan penjelasan secara singkat tentang materi secara relevan dalam kuliahnya yang akan diujikan. Sesi review inilah bantuan terbesar dalam belajar untuk menghadapi ujian akhir.

Pahami materi mata kuliah

Dengan memahami materi, maka kamu akan dengan mudah mengerjakan soal yang diberikan saat UAS. Namun, jangan lupa pahami juga soal yang sedang kamu baca, karena tidak jarang dosen memberikan soal-soal tipuan yang sering mengecoh pemikiran. Memahami materi tidak sesulit yang dibayangkan, karena biasanya untuk memahami materi setiap individu sudah mempunyai trik tersendiri. Salah satu trik yang sangat manjur adalah dengan membuat “keyword” untuk setiap sub bab yang kemungkinan akan keluar saat ujian nanti.

 Kembangkan materi dengan bahasa sendiri

Kembangkan dengan kata-kata sendiri materi yang kamu dapat. Agar kamu bisa mengembangkan materi dengan kata-kata sendiri, maka harus memahami materi tersebut terlebih dahulu, sehingga bisa menarik kesimpulan dari materi yang sudah diberikan. Namun, cara mengembangkan materi menggunakan bahasa sendiri jangan sampai keluar dari maksud sebenarnya yang dijelaskan dosen. Kenapa? Karena sebagus apapun materi yang telah dikembangkan menggunakan bahasa sendiri, jika tidak sesuai dengan maksud dari dosen sama saja kamu akan mendapat nilai jelek. Jadi, hati-hatilah jika ingin mengembangkan dengan bahasa sendiri.

Pelajari soal tahun lalu atau yang pernah muncul saat UTS (UjianTengah Semester)

Di perguruan tinggi, ada banyak sumber yang tersedia untuk memberimu informasi tentang apa saja pertanyaan yang akan muncul di ujian akhir. Terkadang, dosen akan secara sederhana memberikan petunjuk kecil tentang pertanyaan apa yang akan diujikan di ujian akhir nanti.

Untuk panduan pembelajaran, contoh soal tahun sebelumnya yang bisa kamu dapatkan dari senior, atau serangkaian rangkuman pertanyaan saat UTS bisa jadi akan mirip denan yang diujikan ketika ujian akhir.

Ketahui tipe dosen dalam membuat soal ujian

Biasanya dalam membuat soal ujian, dosen punya strategi pengujian yang berbeda antara satu dosen dengan dosen lainnya. Ada dosen yang cuma memberimu satu atau dua soal dengan pertanyaan besar yang biasanya jawabannya juga panjang. Ada juga dosen yang membuat pertanyaan singkat, masing-masing soal mencakup setiap bab yang bisa dipelajari dari materi kuliah. Sebelum mulai belajar, pastikan kamu tahu tipe-tipe soal yang biasanya diujikan dosen tersebut seperti apa.

Latihan tanya-jawab

Setelah kamu mempelajari materi ujian yang akan diujikan, cobalah untuk berlatih dengan tanya-jawab bersama keluarga, teman, atau diri kamu sendiri tentang materi ujian tersebut. Kamu atau mereka bisa memegang lembar jawabannya, dan mintalah untuk menanyakan kepada mu secara acak. Mereka juga bisa memberi sebuah ‘clue’ jika kamu benar-benar lupa. Jangan lupa diberi nilai dari setiap pertanyaan yang telah terjawab, dan hasilnya kamu akan melihat kira-kira materi apa yang masih kurang kamu kuasai.

 Berdoa sebelum dan sesudah ujian.

Hal ini tidak bisa kita pungkiri. Doa menjadi salah satu senjata paling ampuh untuk menghadapi berbagai hal. Jadi, jangan lupa berdoa kepada Allah SWT dan juga mohon doa kepada kedua orangtua, agar apa yang kita pelajari berguna saat UAS.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat, dan selamat Ujian Akhir Semester Sobat Dinamika!!