Foto: Dok. Dinamika

Medan, Dinamika Online –  Ma’had Al- Jami’ah UIN SU  menyelenggarakan program Dauroh Tahfidzhul Qur’an dan Penguatan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi para mahasantri Ma’had Al- Jami’ah yang dibuka oleh Wakil Rektor III UIN SU, Prof. Dr. Amroeni Drajat, M. Ag di Aula Rusunnawa lantai 1 Ma’had Al- Jami’ah  UIN SU, (15/1).

Dr. H. Harun Al- Rasyid, MA, selaku Mudir Ma’had Al- Jami’ah mengatakan bahwa pada program ini mereka dituntut untuk mengahafal juz 30 dalam kurun waktu seminggu serta para hafidzhoh diwajibkan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris. “Di dauroh dalam seminggu ini seluruh mahasantri dituntut berbicara dalam bahasa Arab dan Inggris,” ungkapnya pada kata sambutan dengan menggunakan bahasa Arab.

“Sebenarnya dikhususkan untuk Tahfidzhul Qur’an saja. Tetapi diikutsertakan juga tasyji’ul lughoh karena penurunan minat warga ma’had  berkomunikasi dalam bahasa Arab dan Inggris. Ini dibuat agar warga ma’had terbiasa berbahasa Arab dan Inggris karena akan ada penguatan dua bahasa Asing ini di area ma’had,” tutur Zaitun Wardah selaku panitia dalam bahasa Arab.

Dauroh Tahfidzhul Qur’an dan penguatan bahasa Arab dan Inggris ini diikuti oleh 257 mahasantri. Neni Indriyanti, salah seorang mahasantri mengungkapkan bahwa program ini sangat berkesan baginya. “Bagi saya yang belum pernah mondok atau jadi santri sebelumnya, program ini sangat berkesan bagi saya. Karena menambah pengalaman, ilmu dan pahala tentunya dengan menghafal Al-Qur’an,” ungkapnya antusias.

Reporter: Diana Aliya