Foto: Istiqamah Kaloko

Medan, Dinamika Online – UIN SU memperluas area foodcourt yang berada di samping gedung Perpustakaan Utama guna menertibkan para penjual makanan untuk menghindari adanya transaksi jual beli di dalam kelas, lorong-lorong dan halaman fakultas serta menjadikan tempat ini sebagai pusat foodcourt, Senin (20/05).

Selain untuk menertibkan penjual makanan yang tidak memiliki izin, foodcourt itu juga dijadikan sebagai sumber pemasukan UIN SU. “Bangunan foodcourt itu selain agar lebih tertib dan terpadu, juga dijadikan sebagai pemasukan di kas UIN SU,” jelas Arginta Muhammad Nasution, S.Ag yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Biro UIN SU.

Adapun yang akan berjualan di foodcourt tersebut belum bisa dipastikan oleh pihak Pusat Pengembangan dan Bisnis (Pusbangnis) dikarenakan masih menunggu arahan.  “Belum ada arahan, biasanya setelah selesai pembangunan baru ada arahan dari pimpinan,” jelas Kepala Bagian Pusbangnis Dr. Mailin.

Sebab adanya perluasan ini, maka untuk mengantisipasi kekurangan lahan kosong, Arginta Kabag Umum itu menegaskan agar setiap mengadakan acara baiknya di depan fakultas masing-masing. “Jadi ke depannya lebih bagus fakultas mengadakan acara di depan fakultasnya masing masing, sehingga tidak mengganggu dengan fakultas lainnya,” tutupnya.

Reporter : Asep Muhammad Sobirin dan Muhammad Alvridho Prayoga

Editor     : Atika Andayani