Foto : Siti Rogayah

Medan, Dinamika Online – Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah kewajiban seluruh masyarakat Indonesia khususnya pemuda tanpa terkecuali. Begitu pula yang dilakukan oleh HMI Komisariat Fakultas Syariah dan Hukum dalam seminar yang bertema “Reaktualisasi Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Menjaga Keutuhan NKRI” di aula lantai II UIN SU, Selasa (07/11).

Menjaga keutuhan NKRI berarti melindungi pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dari oknum-oknum yang hendak melengserkan ideologi negara, baik komunis, ataupun yang berkedok keagamaan. Kapten Inf. Mustaqim selaku perwakilan kolonel inf. Bambang Herqutanto sebagai Dandim 0201 BB Medan, ia mengatakan dengan tegas bahwa, “Pendiri bangsa ini sudah menempatkan pancasila sebagai ideologi bangsa ini. Bagi yang tidak percaya tuhan bisa hidup tetapi tidak di Indonesia,” katanya.

Ikbal Hanafi Hasibuan, Shi. Mhi. Selaku Sekjend KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Sumut juga menyoroti Bahaya komunis. “Komunis itu bukan mayat yang kita kuburkan lalu bangkit. Komunis itu adalah ideologi yang ingin merebut kekeuasaan. Kemudian jika ada ideologi-ideologi lain misalnya politik-politik simbolik yang mengatasnamakan agama. Ini yang harus kita lawan,” ujarnya.

Peran pemuda menjadi sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI, dan mahasiswa adalah intisari dari pemuda itu sendiri, “Jangan jadi mahasiswa yang gara-gara nasi bungkus kemudian surut kita, tapi jadilah mahasiswa yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk negara,” pungkas Ikbal.

Reporter         : Safitri Andriani Nasution dan Siti Rogayah