Pemkot Tebing Tinggi Hibahkan Aset BMD untuk UIN SU

0
Foto: Dok. Humas UIN SU

Medan, Dinamika Online – Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen untuk menghibahkan aset Barang Milik Daerah (BMD) kepada UIN SU melalui Kementrian Agama RI. Rencana tersebut diungkapkan Walikota Tebing Tinggi dalam audiensi Pemkot Tebing Tinggi di Kantor Kemenag Jakarta pada 12 Maret lalu, Selasa (16/3).

Surat komitmen penghibahan diserahkan Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan kepada Plt. Sekjen yang diwakili Kepala Biro Keuangan dan BMN, Ali Irfan.  “Atas nama pemkot dan masyarakat Tebing Tinggi mengucapkan terima kasih atas undangan audiensi ini. Kami ingin menyatakan hasrat hati untuk menghibahkan lahan dan aset kepada Kementerian Agama untuk UIN SU,” kata Walikota Tebing Tinggi itu.

Rektor UIN SU, TGS. Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag berterima kasih atas hibah dari Pemkot Tebing Tinggi. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk perhatian besar Pemkot Tebing Tinggi dalam bidang pendidikan tinggi. “Hibah ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Tebing Tinggi terhadap bidang pendidikan tinggi di Sumatera Utara,” tuturnya.

Baca juga: UIN SU Bentuk Tim Penanganan Covid-19

“Semoga komitmen kerja sama ini dapat membangun pendidikan yang lebih berkualitas bagi generasi ke depan di Sumatera Utara khususnya di Kota Tebing Tinggi. Kita berharap dalam waktu cepat agenda Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN SU di Tebing Tinggi ini segera terwujud dan menjadi program prioritas pembangunan Kemenag RI,” lanjut rektor.

Yuni Salma, S.Ag selaku Humas UIN SU memaparkan apa saja yang akan dihibahkan dan tujuan penghibahan tersebut. “Barang milik daerah di atas tanah seluas 21.600 meter persegi yang sudah ada gedungnya yaitu, Eks Kebidanan milik Pemkot Tebing tinggi. Gedung ini sebelumnya tidak terkelola dengan baik, hingga akhirnya tutup,” paparnya.

Lanjutnya, mengingat Tebing Tinggi mayoritas muslim, maka diprioritaskan memajukan pendidikan berbasis Islam. “Akhirnya untuk memajukan pendidikan di Tebing Tinggi, dijadikan ini wadah pendidikan dan karena di sana mayoritas penduduknya muslim, maka diprioritaskan pendidikan yang islam, akhirnya dipilihlah UIN SU,” tutupnya.

Reporter : Risma Dona dan Nilamaida

Editor      : Ayu Wulandari Hasibuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.