Medan, Dinamika Online – Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa UIN SU telah menyediakan klinik umum yang sudah beroperasi mulai awal bulan Oktober 2017  di lantai I asrama Rusunawa. Namun kesediaan dalam klinik tersebut belum terpenuhi dengan ditandai kurangnya obat-obatan yang lengkap serta kurangnya pekerja klinik. Jumat (29/12).

Salah satu penilaian dalam visitasi yang dilakukan oleh asesor adalah mengenai fasilitas yang berada di kampus seperti yang dikatakan oleh Kabag Umum Subhan Dawawi, SP.d.I. MM, “Klinik itu pasti diperlukan untuk setiap universitas, begitu juga dengan UIN SU kita yang sudah menyediakan klinik dan tenaga medisnya denagn semampu kita, seperti perawat biasa ada dua, serta satu orang sebagai dokter gigi, serta fasilitas obat-obatan berbentuk dengan obatan ringan, namun alat lainnya belum terpenuhi semua,” ungkapnya.

Mengenai pengoperasian klinik UIN SU di kalangan mahasiswa yang hanya mengatasi penyakit ringan seperti demam, pingsan dan lain-lain. Jadi, klinik UIN SU seharusnya tidak hanya menyediakan obat-obatan ringan saja, melainkan semuanya obat-obatan yang lengkap, seperti yang dikatakan oleh Riska Khairani Nasution salah satu mahasiswi semester III. “Untuk apa klinik dibangun jika hanya menyediakan fasilitas yang hanya sekedarnya saja, seharusnya fasilitas itu ditambah dengan obat-obatan yang lengkap sebagai antisipasi  jika ada penyakit yang butuh penangan cepat” ujarnya.

Reporter      : Syafrita dan Nur Aisyah

Editor          : Shofiatul Husna Lubis