Foto: M. Hafiz

Medan, Dinamika Online – Sebagai lembaga pemerintah yang mengikuti peraturan pemerintahan, Kementerian Agama RI tidak menetapkan libur kuliah menjelang ramadan. Pasalnya, pemerintah tidak menetapkan regulasi mengenai hal tersebut, Jumat (3/5).

Yuni Salma selaku kepala Humas UIN SU mengatakan sebagai institusi yang dinaungi oleh pemerintah, maka UIN SU harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah. “Kita mengikuti pemerintah karena kita lembaga pemerintah bukan independen, jika pemerintah tidak menetapkan libur selama ramadan, maka kegiatan perkuliahan tetap berjalan,” tegasnya.

Nurul Widya mahasiswa Prodi Muamalah merasa kecewa karena tidak adanya libur menjelang ramadan. “Saya sangat kecewa ya, karena ini tahun pertama puasa tidak dengan orang tua seharusnya menjelang puasa mahasiswa diberi libur agar bisa sahur pertama bersama keluarga. Walaupun kebijakan pemerintah, seharusnya diberikan libur karena UIN berbasis Islam,” ucapnya.

Lain hal dengan Sinta Ayu Kusuma Wardhani, mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam-B itu merasa senang karena jam kuliahnya di hari pertama puasa diliburkan. “Saya pribadi sangat bersyukur atas pengertian para dosen di KPI B yang memberikan libur di hari pertama puasa. Menurut saya berkumpul dengan keluarga di hari pertama puasa itu baik,” tuturnya.

Reporter : Karmila Sinaga dan Yolanda Anjelita

Editor     : Rizki Audina