Foto                : Juraidah Nasution

Medan, Dinamika Online – Meskipun masih dalam proses pembangunan, Taman Kampus UIN SU (UIN SU Garden) berada di pagar depan menuai pro dan kontra dari Mahasiswa dan mahasiswi. Kenapa tidak, proyek ini dinilai tidak begitu urgent untuk mahasiswa sebab kegunaannya tidak langsung dinikmati oleh seluruh mahasiswa, Jumat (8/12).

Dari jajak pendapat yang telah dilakukan oleh Koresponden Dinamika pada jum’at siang (09/12), sebanyak 6 mahasiswa memberikan pendapatnya mengenai pembangunan UIN SU Garden yang sedang dalam tahapan pembangunan. Namun meskipun mengkritisi kebijakan yang sedang terlaksana, ke-6 mahasiswa/i ini menyampaikan seremoninya, “Bagus sih programnya. Memperindah kampus kita,” kata 6 respondens.

Kenapa pembangunan UIN SU Garden ini menuai kontroversi dari mahasiswa, lebih lanjut, Haisyah Hasibuan mahasiswi Ekonomi Syariah semester 5 dengan tegas mengkritisi kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kampus dengan cekatan memulai proyek UIN SU Garden, “Yang pertama, kalau memang untuk memperindah kampus, kenapa mesti itu yang duluan. Kedua, masih ada kebutuhan lain yang paling diutamakan. Itu kan hanya keinginan atau sunah, lantas yang wajibnya kok dihiraukan?” tanyanya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh dua rekannya, Ika Nurchalimah dan Agustantina Ritonga. Menurut mereka masih ada hal yang lain yang mesti diutamakan. “Kalau selesai pembangunannya, apa setiap mahasiswa dapat menikmati fasilitasnya? Atau tamannya nanti memiliki standart atau tidak?” tegas Ika dan Tina.

Pendapat lain diutarakan oleh Nurdin, mahasiswa semester 7 program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Saat diwawancarai di Halte FITK jum’at siang (08/12), Nurdin memberikan masukannya kepada Biro untuk segera membangun lahan yang masih kosong untuk hal yang lebih urgent. “Kayaknya UIN SU harus memperluas lahan parkir, sebab banyak yang melanggar aturan parkir di kampus,” harapnya.

Terlepas dari kontroversinya pembangunan yang sedang berjalan, Suci Gracia mahasiswi Ilmu Alqur’an semester pertama ini mendukung penuh proyek UIN SU Garden. “Bagus itu, kan lebih indah kampus kita. Jadi, penilaian orang terhadap kampus kita yang padat gedung dapat diubah yaitu dengan adanya taman yang cantik dan nyaman,” ungkapnya.

Terakhir, Ismail mahasiswa semester 5 Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan pendapatnya soal keberlangsungan pembangunan di kampus yang masih telat, “Agak telat pembangunannya dari dulu harusnya sudah tertata rapi,” tutupnya.

Koresponden Dinamika belum bisa memperoleh informasi secara rinci soal kontroversi pembangunan UIN SU Garden ini, Berita ini akan terus diperbaharui sesuai dengan kebutuhan informasi mahasiswa UIN SU.

Reporter         : Rahmanuddin dan Fitriana

Editor             : Aminata Zahriata