Foto : Siti Rogayah

Medan, Dinamika Online – Pelaksanaan pelatihan fardhu kifayah oleh SAPMA BANSER FITK UIN SU secara resmi dibuka oleh Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd selaku dekan FITK. Acara ini mengangkat tema “Masa iya orang tua kita yang meninggal, orang lain yang melaksanakan fardhu kifayah”. Kegiatan berlangsung di Pelataran Halaman Belakang Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Selasa (19/12).

Dr. H. Amiruddin Siahaan, M.Pd menuturkan bahwa semua hal bisa kita lakukan didunia ini kecuali kematian, “Di dunia ini, semua bisa kita urus. Apa saja yang kita mau bisa kita selesaikan dengan urusan duniawi namun ada satu hal yang tidak bisa kita lakukan yaitu kematian karena kematian adalah urusan Allah SWT terhadap makhluknya. Jadi jangan pernah tinggalkan syariat islam karena suatu saat kita akan melaksanakan fardhu kifayah terhadap keluarga kita sendiri,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua BANSER (Badan Ansor Serbaguna)  SUMUT bahwa fardhu kifayah adalah salah satu dari cita-cita orang tua kita. “Fardhu kifayah kami laksanakan karena salah satu cita-cita orang tua terhadap anaknya adalah mampu melaksanakan Fardhu Kifayah ketika orang tuanya telah tiada,” ungkapnya.

Reporter         : Desi Mulyana dan Rina Wahyuni