Medan, Dinamika Online – Seminar kontroversi “Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Alquran” yang sempat geger minggu lalu akhirnya berujung pada pemutusan sekaligus pemberhentian langsung kontrak kerja pengisi diskusi yang telah dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial UIN SU. Artinya cerita itu telah berakhir dan Amroeni Drajat selaku Wakil Rektor III menyesalkan kejadian itu. Selasa (19/12).

Ketika dikonfirmasi informasi terbaru yang beredar di laman UIN SU pada hari senin kemarin, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, angkat bicara. “Kita kecolongan, khususnya dari Dekanat FIS. Oleh karena itu, beliau sudah dicopot dari kontrak kerjanya di UIN SU. Itu diputuskan melalui rapat berkelanjutan sejak kabar itu beredar hingga kemarin diputuskan Rektor,” ungkap Amroeni Drajat.

Selain mencopot secara institusional, Rektor tengah melakukan audiensi dengan Kemenag untuk melanjutkan pembahasan ini lebih dalam dan  memberikan laporan terbaru kasus seminar  yang menggegerkan institusi di bawah naungan Kemenag ini. “Rektor sekarang sedang di Jakarta untuk menjumpai Kemenag. Tujuannya adalah untuk menyampaikan laporan hasil rapat pimpinan kemarin,” tambahnya.

Untuk tindakan selanjutnya, Biro dan para Dekanat akan lebih intens mengawasi dan memilah mahasiswa yang membuat acara, baik itu seminar atau yang serupa agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Reporter         :           Rahmanuddin dan M. Ibrahim

Editor             :           Shofiatul Husna Lubis