Sumut Berduka, 2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

0
Pemantauan Gubernur Sumut terhadap fasilitas karantina. (foto/Instagram/humassumut)

Medan, Dinamika Online – Pada hari Rabu (18/3) dikabarkan satu pasien Corona (Covid-19) meninggal dunia. Pelaksana Tugas Wali Kota Medan, Sumatra Utara, Akhyar Nasution mengungkapkan ada satu pasien yang meninggal diduga terpapar dengan Covid-19, Selasa (24/3).

Dilansir dari laman detikNews Akhyar Nasution mendengar kabar duka kembali dengan meninggalnya warga Kota Medan. “Hari ini saya dapat informasi, ada yang meninggal satu orang lagi di Medan. Pagi ini juga dikebumikan,” ucap Pelaksana Tugas Wali Kota Medan usai membagikan masker di depan Merdeka Walk, Senin(23/3) lalu.

Dilansir dari laman CNN Indonesia Akhyar tidak menjelaskan dengan rinci di mana pasien tersebut dirawat. Akhyar tetap mengimbau kepada warga Medan agar menghindar dari tempat-tempat berkumpul guna untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga: Cegah Covid-19, UIN SU Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Kami punya cadangan masker yang kami bagi-bagi ke masyarakat, tolong dijaga. Karena memang barang ini sekarang langka. Kami ajak ‘Ayo produsen masker produksi masker secara massal’. Ini bukan masalah ekonomi tapi demi masalah kemanusiaan,” paparnya.

Wisudan Nazary Matondang memberikan apresiasi kepada pemerintah akan tetapi aksinya kurang maskimal. “Menurutku sih pemerintah sudah baik dalam mencegah penyebaran Covid-19. Tinggal lagi kurang maksimal dalam aksi mereka,” ucap Mahasiswa UIN SU Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Audia Miftahul Umri menganggap pemerintah itu tak salah akan tetapi warga Kota Medan sulit diedukasi. “Jadi sebenarnya dalam penanggulan di Sumatra Utara ini tidak ada yang salah sejauh ini, hanya saja manusia-manusianya ini sulit diedukasi.” tutup Mahasiswa USU yang juga Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Reporter : Putri Oktavia dan Muhammad Alvridho Prayoga

Editor      : Miftahul Zannah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.