Foto: Dok. Dinamika

Medan, Dinamika Online – Komunitas Selangkah Lebih Baik mangadakan kajian rutin dengan tajuk “Malam Pertama setelah Kematian” yang diisi oleh Ustaz Rosyidi, Lc, M.A di Masjid Al-Jihad, jalan Abdullah Lubis, Babura, Kota Medan, Minggu (7/8).

Rosyidi sangat mengapreasiasi pemuda yang sejak dini sudah mengingat kematian. “Awalnya saya bingung ketika diundang mengisi kajian malam pertama. Saya kira malam pertama pernikahan. Ternyata, malam pertama setelah kematian. Saya sangat bangga dengan pemuda yang sejak dini sudah mengingat kematian,” ucapnya di awal kajian.

Berujuk pada hadis Rasulullah, dalam kajian ini membahas tentang amalan apa saja yang nantinya akan menolong manusia di alam kubur. “Semua amalan baik kita yang akan menolong mayat di malam pertama di alam kubur nanti. Betapa bahagia orang mukmin dan betapa sakitnya siksaan orang kafir di akhirat nanti,” kata Rosyidi lagi.

Rabbani Ubaidillah Hanif, selaku panitia berharap kajian ini dapat membuka mindset pemuda agar sadar dan peka terhadap kehidupan setelah mati. “Agar para pemuda sadar ada kehidupan setelah mati. Jangan nikah saja diutamakan, tapi kematian kita tunda. Karena, kita nggak tahu mana yang akan datang terlebih dahulu, jodoh atau maut,” katanya.

Salah seorang jama’ah yang datang dari jalan Tembung mengatakan kajian mengenai malam pertama di alam kubur ini sangat menarik, namun belum dikupas secara mendalam. “Tema kajiannya sudah bagus dan menarik, namun hanya membahas secara umum saja tentang semua anggota badan yang ditanya satu per satu amalan kita semasa hidup di dunia,” kata Nia.

Reporter : Agung Prasetya dan Diana Aliya

Editor     : Nurul Liza Nasution

 

Tingggalkan Komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.