Foto: Rizki Ananda

Lubuk Pakam, Dinamika Online – Museum Daerah Deli Serdang sejak diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada 8 September silam selalu ramai pengunjung. Pemandu Museum Rini Utami mengatakan untuk hari ini saja jumlah pengunjung mencapai seribu orang lebih. Manajemen museum yang menyimpan benda dan literatur sejarah Kabupaten Deli Serdang ini tidak memungut biaya kepada para pengunjung, Senin (17/12).

Rini mengatakan sampai saat ini pengunjung museum tidak dikenakan harga tiket masuk. ”Dalam hari ini saja pengunjung kita mencapai 1.543 orang. Sampai saat ini kita tidak kenakan biaya masuk, karena belum keluar Perdanya (Peraturan Daerah),” kata Rini.

Museum ini dimanfaatkan para pengunjung untuk pembelajaran luar kelas seperti yang dilakukan para guru SD IT Zahra As Syifa Patumbak. “Kita membawa 45 siswa dalam rangka pembelajaran luar kelas. Tujuannya agar siswa-siswi ini mengerti sejarah dan budaya daerah, jadi mereka tidak hanya belajar di dalam ruangan, belajar di luar kelas juga perlu seperti berkunjung ke museum ini,” jelas Suarsiti salah seorang guru SD tersebut.

Koleksi benda sejarah yang disimpan dalam museum ini berjumlah ratusan, jenisnya seperti pakaian adat Melayu, Karo, Simalungun; alat musik; mata uang kuno; foto-foto tokoh pembesar Deli Serdang; benda-benda masa prasejarah dan sejarah; dan lainnya. Belum diketahui pasti jumlah benda sejarahnya sebab Rini mengatakan masih ada benda-benda lain yang belum disusun.

Museum yang berlokasi tepat di seberang Kantor Bupati Deli Serdang ini buka setiap Senin-Jumat mulai pukul 09.30-16.00.

Reporter: Iin Prasetyo