Foto: Dok. Dinamika

Medan, Dinamika Online – Duka mendalam rakyat Palestina masih tetap bergulir. Tidak hanya warga Palestina saja yang merasakan dan memperjuangkan tanah Islam itu, warga Indonesia pun turut andil. Mengapa tidak, dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat beberapa waktu lalu telah membakar semangat umat Islam saat ini untuk memperebutkan kembali tanah Islam Palestina, walau hanya dengan doa. Warga Medan salah satunya, kembali adakan aksi dalam Tabligh Akbar “Tolak Amerika-Israel Rebut Al-Quds” di parkiran Masjid Raya Al-Ma’shun, (17/12).

Semangat massa yang hadir pada aksi tersebut berjalan dengan lancar. Dengan gerak kanan kiri melambaikan bendera Indonesia dan Palestina, menunjukkan bahwa Indonesia turut merasakan duka warga Islam di sana. Aksi yang mengundang Syeikh Nasif Nashir Ahmad ‘Abdallah dari Palestina membuat salah satu massa meneteskan air mata, saat orasi, dengan semangatnya massa teriakkan ‘pembohong’ dan ‘pendusta’ pada Amerika dan Israel.

Lisa Ariyanti, wanita paruh baya yang berprofesi sebagai dosen di UISU utarakan bahwa umat Islam harus membela tanah Islam. Walau jarak menjadi penghalang, “Kita harus bela tanah Islam, walaupun kita tidak bisa ke sana tapi setidaknya dengan doa dan donasi dari kita semua jadi bermanfaat untuk mereka,” tuturnya sambil berlinangkan air mata.

Sembari berorasi, massa juga mengumpulkan donasi untuk Palestina. Di atas bendera Palestina berukuran besar, panitia aksi berkeliling mengumpulkan dana dari massa yang aksi, dan nantinya donasi ini akan disalurkan untuk membantu warga Palestina yang dilanda perang.

Massa juga tetap menjaga ketertiban dan kebersihan seperti yang diungkapkan Bripda Henny, “Untuk ketertiban, syukur masih tertib, dan untuk keamanan alhamdulillah aman juga. Gak ada yang rusuh,” ungkapnya.

Sebagai Polisi yang mengamankan aksi, Henny mendukung dengan digelarnya aksi ini, menurutnya aksi ini wajar dilakukan, karena sesama umat Islam akan merasa marah saat agamanya diusik.

Lisa juga harapkan, agar umat Islam bersatu, tidak ada perpecahan, “Sebenarnya kan mereka mempertahankan tanah Islam di sana. Jadi kita di sini harus mendoakan dan membantu sebisa kita. Harapannya agar umat Islam ini menyatu, dan tidak ada yang anggap negatif tentang Palestina,” harapnya penuh.

Reporter : Isma Hidayati dan Siti Aulia Rahma

Editor      : Nurul Farhana Marpaung

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry