Foto : Dok. Dinamika

Medan, Dinamika Online – Komunitas Go River menggelar sekolah kebencanaan bertajuk “Water Rescue” di Taman Avros Medan Johor. Ajang pembinaan di bidang pelatihan kebencanaan kepada generasi muda, komunitas, dan mahasiswa ini bertujuan agar mereka mengenal tata cara keselamatan di air serta siap dan tanggap dalam menghadapi bencana, terutama banjir. Rabu (30/5).

Ahmad Hakiki, selaku Kepala Komunitas Go River mengatakan bahwa, literasi lingkungan kebencanaan perlu dihadirkan kembali. “Bencana tidak mungkin dicegah, terlebih alam kita rentan terkena bencana mengharuskan kita sigap dalam mengatasinya, terutama banjir. Maka itu, perlu kita kembali hadirkan literasi lingkungan tentang kebencanaan,” katanya.

Herriansyah selaku pemateri dari PMI Kota Medan memaparkan,  untuk menyelamatkan orang dalam sebuah bencana terlebih dahulu harus paham situasi. “Untuk menyelamatkan orang dalam sebuah bencana kita harus pahami situasi, kondisi, serta alat yang digunakan, sehingga tidak salah langkah dalam bertindak. Ketika kita tidak paham situasinya, bisa berdampak buruk pada orang yang hendak ditolong,” jelasnya.

Ia berpesan, jika terjadi bencana lebih baik menghindar bila tak bisa menolong orang lain.  “Dalam situasi bencana, yang menjadi masalah adalah ketika masyarakat tak bermaksud menolong dan hanya menonton. Perlu dipahami, jika terjadi bencana lebih baik menghindar, dan tak ikut menonton, sehingga jika terjadi bencana susulan kita selamat,” tutupnya.

Reporter : Muhammad Teguh NEHS

Editor      : Iin Prasetyo

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry