cover-head

ekowisata-untuk-sungai-deli-lebih-asri

Siapa yang tidak mengenal sungai Deli? Sungai ini hampir menghubungkan setiap sudut kota di Medan dan merupakan salah satu yang memiliki sejarah sungai yang panjang. Sungai Deli, tepatnya pada zaman Kesultanan Deli tempo dulu merupakan salah satu jalur transportasi dan perdagangan yang menghubungkan kota Deli Tua dengan kota Medan di Provinsi Sumatera Utara. Dengan panjang sungai 75 Km, Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Deli mencakup dan melewati 14 kecamatan di Kota Medan, antara lain kecamatan Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Kota, Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Petisah, Medan Barat, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan.

Mengutip data dari beberapa website 1.235 ton sampah di Kota Medan setiap harinya dibuang ke sungai Deli. Sebuah permasalahan yang klasik namun dapat menjadikan bencana. Hampir diperbincangkan diseluruh kalangan, bagaimana cara merubah sungai Deli menjadi bersih? Atau menjadi aset wisata heritage kembali seperti sedia kala? Salah satunya adalah dengan menerapkan konsep Ekowisata.

Ekowisata tidak hanya menjual destinasi, namun menjual sebuah filosofi. Sistem ekowisata lebih mengarah kepada ‘bagaimana menjaga’ merupakan salah satu konsep yang dapat merubah sungai deli menjadi lebih asri. Mengutip buku Ekowisata Bahari Karya Safran Yusri  &Mikael Prastowo, bahwa ada 5 konsep ekowisata antara lain : partisipasi masyarakat, bernilai edukasi, menjadi tempat wisata, bernilai konservasi, dan bernilai ekonomi. Kelima konsep ekowisata ini dapat diaplikasikan dengan beberapa inovasi berikut, antara lain:

  1. Suput (Susur Pungut) Sungai Deli

Suput (susur pungut) salah satu kegiatan wisata yang dapat dilakukan, selain menyelusuri sungai wisatawan juga diberi himbauan untuk memungut sampah yang ada di sungai dengan menggunakan boat atau perahu.

  1. Satu wisatawan satu pohon

Konservasi dengan gerakan satu wisatawan satu pohon merupakan langkah awal untuk kembali menghijaukan pinggiran sungai deli dan juga berfungsi sebagai penahan air ketika debit air sungai naik.

  1. Membangun rumah plastik

Kehidupan manusia yang semakin konsumerisme, menyebabkan sampah semakin banyak, adanya rumah plastik diharapkan mampu mengubah sampah menjadi sesuatu barang yang mewah dan berdaya jual beli tinggi.

  1. Menambah dermaga baca

Menambah dermaga baca disetiap kecamatan, guna edukasi bagi masyarakat sekitar. Dermaga bukan hanya sebagai pusat informasi wisatawan, namun juga bisa digunakan anak-anak setempat untuk membaca.

Penulis           : Ahmad Azwar Batubara

Editor             : Aminata Zahriata