Heboh Universitas Gedung Mangkrak, UIN SU Targetkan Rampung Desember

0
36
Foto: Metrorakyat.com

Kelang beberapa hari setelah Rektor UIN SU melakukan penancapan tiang utama pembangunan gedung SBSN, warga kampus UIN SU dihebohkan dengan beredarnya screenshot akun instagram @independentsurveyoruniversity yang mem-posting sebuah spanduk bertuliskan “Selamat Datang di UGM Universitas Gedung Mangkrak”.

Di dalam spanduk itu pun tertulis pesan seruan yang mengarah langsung kepada Rektor, “Pak Rektor!!! Kami tak butuh gedung Mangkrak lagi, tuntaskan dulu gedung yang belum selesai,” tampak foto gedung enam lantai yang menjadi background tulisan-tulisan tersebut. Screenshot postingan itupun mendadak viral, melalui pesan-pesan terusan di grup Whatsapp mahasiswa.

Menjawab persoalan siapakah gerangan dibalik postingan viral ini, seperti yang dilansir dari laman metrorakyat.com, Direktur Independen Surveyor Of University (ISU) UIN SU. Solihin Natama Hasibuan mempertanyakan terhentinya proyek pembangunan gedung yang mengeluarkan dana puluhan milyar ini. Menurut Solihin janji Rektor mengenai batas waktu selesainya gedung yang berlokasi di Kampus II UIN SU ini melewati batas waktu yang telah ditentukan.

“Pak rektor sudah berjanji bahwa bangunan mangkrak tersebut akan diselesaikan agar bisa dipergunakan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2019-2020. Namun, kami melihat di lapangan sampai saat ini bangunan itu masih jauh dari kata layak untuk dipergunakan,” katanya di laman metrorakyat.com (11/8).

Selain itu, pada Rabu (31/7) lalu, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Wilayah Gerakan Mahasiswa Peduli Keadilan (GMPK) unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (MAPOLDASU) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Aksi ini juga menyuarakan hal yang sama terkait belum rampungnya pembangunan gedung enam lantai tersebut.

Dikutip pada laman harianandalas.com Ali Ramlan Sihombing, selaku koordinator lapangan aksi tersebut meminta agar Poldasu atau Kejatisu mengusut proyek yang diduga mangkrak itu. “Karenanya, kami meminta kepada aparatur hukum baik Poldasu maupun Kejatisu segera melakukan pengusutan terhadap bangunan yang diduga mangkrak tersebut,” kata Ali dikutip dari Harianandalas.com (11/8).

Sebelum berita ini mencuat kepermukaan, Dinamika sebagai media pers kampus UIN SU telah menerbitkan produk cetak, Dinamit Edisi Juli yang mengangkat kasus mengenai pembangunan gedung enam lantai tersebut. Dalam keterangannya Prof. Dr. Amroeni Drajat, MA selaku Wakil Rektor III menyatakan alasan lambatnya pengerjaan proyek tersebut. Pemborong tak sanggup mengindahkan target dengan berbagai alasan, setelah diberi tenggang waktu 90 hari untuk menyelesaikan target rampungnya.

“Pembangunan tersebut berhenti karena pemborong tidak sanggup dalam proses pembangunan dan sudah melewati jadwal yang telah ditentukan di kontrak. Sehingga menyebabkan terjadinya putus kontrak,” tambahnya.

Terakhir, Rektor kembali memasang target penyelesaian gedung ini yakni Desember 2019 mendatang. Target ini disampaikan langsung pada acara Coffee Morning yang dilaksanakan di Aula Lt. II UIN SU. Menanggapi hal demikian, dikutip dari naskah Dinamit Edisi Juli, Amroeni turut memantapkan target baik dari rektor tersebut. “Rencana itu boleh saja, kalau proses pembangunan kali ini berjalan mulus, yah namanya orang kerja besar,” tutup Amroeni.

Penulis: Wahyu Nizam

Editor: Nurul Liza Nasution

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.