Addin 343: Manfaat Bidara, Si Pohon Surga

- Advertisement -

(Ilustrator/Putri Ayu Dahniar)

Penulis: Luthfiah Ananda

“Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri ….” (QS. al-Waqiah/56: 27-28)

- Advertisement -

Tahukah Anda bahwa penduduk surga kelak akan disuguhi pohon bidara? Tanaman dengan daun berwarna hijau dan memiliki batang beruncing ini merupakan pohon surga yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Bidara berasal dari kata sidroh yang menandai akhir langit ketujuh, yaitu sebuah batas yang mana makhluk tidak dapat melewatinya.

Dilansir dari Wikipedia, bidara (Ziziphus mauritiana) tumbuh baik di wilayah yang memiliki musim kering (termasuk daerah tropis). Pohon bidara merupakan perdu dengan tinggi batang 15 m dan gemang batang hingga 40 cm. Cabang-cabang menyebar, ranting-ranting tumbuh simpang siur, dan daun-daun penumpu berupa duri. Daun-daun terletak saling berhadapan dan bentuknya seperti telur. Warna daun di permukaan atas mengilap dan keputihan di sisi bawahnya dengan tiga tulang daun utama yang tampak jelas membujur.

Pohon bidara sangat mudah ditemukan di Indonesia, karena tumbuhnya secara liar di kebun-kebun atau ditanam secara pribadi. Terdapat banyak jenis tanaman bidara yang dikenal masyarakat, seperti Bidara Arab, Bidara Upas, Bidara Cina, dan Bidara Apel. Tanaman yang familiar di Indonesia ini memiliki khasiat yang sangat luar biasa bagi kesehatan manusia.

Daun bidara dan memandikan jenazah

Daun bidara digunakan sebagai campuran air untuk mandi jenazah karena memiliki beberapa manfaat. Daun bidara memiliki semacam zat yang membuat jenazah menjadi wangi dan menghilangkan kotoran. Daun bidara juga mampu menghapus gas amonia pada jenazah. Selain itu, memandikan jenazah dengan campuran daun bidara juga berdasarkan atas sabda Rasulullah: “Mandikanlah dengan air yang dicampur daun bidara tiga kali atau lima atau tujuh atau lebih jika kalian anggap perlu…” (HR. Bukhori: 1175)

Daun bidara dan terapi rukiah

Selain digunakan untuk campuran air mandi jenazah, daun bidara juga dapat dijadikan sebagai terapi rukiah. Daun bidara dapat membantu dalam proses penyembuhan penyakit karena gangguan jin. Dalam terapinya, daun bidara untuk terapi rukiah diambil sebanyak tujuh lembar, kemudian direbus dengan air. Air campuran bidara kemudian dibacakan surah al-Fatihah, al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas lalu diminum (Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

Daun bidara bagi kesehatan

Menurut data Nutrisi USDA, 100 gram bidara mengandung energi 5.92 kkal, karbohidrat 17 gram, protein 0.8 gram, air 8.16 gram, gula 5.4 gram, serat pangan 0.60 gram, kalsium 3%, fosfor 4%, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B3. Daun bidara yang muda biasanya sering dijadikan sayuran, sedangkan daun yang tua dijadikan sebagai pakan ternak. Daun bidara juga bisa direbus dengan air sebagai teh.

Anti mikroba

Rebusan daun bidara dapat membantu menurunkan panas demam. Rebusan ini dapat diminum dan digunakan untuk mandi. Senyawa kimia dalam daun bidara juga bersifat anti mikroba sehingga bisa membasmi jamur atau patogen dalam tubuh. 

Menghitamkan dan melebatkan rambut

Kandungan senyawa kimia dalam bidara sangat bagus untuk melebatkan dan menghitamkan rambut. Anda dapat membuat bubuk bidara dan mengoleskannya ke permukaan rambut. 

Membantu mengobati diabetes

Daun bidara dapat membantu penderita diabetes untuk mengontrol gula darah. Senyawa kimia dalam daun bidara mampu menurunkan kadar gula darah sehingga campuran daun bidara dapat dikonsumsi bagi penderita diabetes.

Perawatan kulit

Air rendaman bidara terbukti ampuh mengatasi bercak merah dan gangguan kulit akibat paparan sinar ultraviolet dan radikal bebas. Selain itu, pasta yang dibuat dengan campuran daun bidara bisa mengurangi jerawat pada kulit. Anda hanya perlu mengambil beberapa lembar daun bidara kemudian dihaluskan dengan air. Pasta bidara ini bisa diaplikasikan pada wajah yang terkena jerawat.

Tanaman herbal yang kaya akan zat aktif ini bisa menjadi tanaman obat keluarga yang siap digunakan. Perawatan daun bidara juga tidak rumit karena sifatnya yang mampu hidup pada keadaan yang kering. Anda cukup melakukan penyiraman dua kali sehari seperti tanaman lainnya.

Share article

Latest articles