LDK FEBI Adakan Kajian Bakda Gharim

- Advertisement -

(Kamerawan: Yulita Cita Anggini)

Medan, Dinamika Online–Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengadakan kajian dengan tema “Apakah Cash on Delivery (COD) Termasuk ke dalam Garar, Lantas Bagaimana Pandangan Islam?”. Kajian yang diadakan via Google Meet ini menghadirkan M. Iqbal, Lc., M.A. sebagai pemateri. Selasa, 15 Mei 2021.

- Advertisement -

Iqbal, Lc., M.A. menjelaskan bahwa garar adalah praktik muamalah yang mengalihkan sesuatu. “Garar adalah praktik muamalah yang mengalihkan sesuatu yang seharusnya pasti menjadi tidak pasti, mengubah tujuan akad yang seharusnya menimbulkan keyakinan jadi menimbulkan keraguan. Yang demikian itu terjadi, karena garar menjadikan pembeli ragu dan risau apakah barang yang dipesan ada atau tidak, dapat dimiliki atau tidak, apakah akadnya akan terjadi atau dibatalkan,” jelasnya.

Lukman Hakim, selaku Koordinator Divisi Kajian dan Pelatihan (Kapel) LDK FEBI  sekaligus moderator menjelaskan tujuan kajian ini. “Diadakannya acara ini, karena akhir-akhir ini banyak pembayaran Cash on Delivery (COD) sangat memprihatinkan, maka dari itu kami mengangkat isu tersebut dan dijadikan ke dalam ruang diskusi berbentuk kajian. Jadi, kita mau tahu bagaimana COD dalam pandangan Islam,” tuturnya.

“Semoga sistem COD di Indonesia ini sesuai sama ketentuan syariah, walaupun sulit, tetapi harus bisa agar sistem COD di Indonesia sesuai dengan ketentuan,” harap Ryan Taruna sebagai satu peserta pada kajian ini. 

Reporter : Yulita Cita Anggini dan Wirda Hediyati

Editor      : Nurul Liza Nasution

Share article

Latest articles