KAMMI Kobarkan Aksi Tuntut RUU HIP Dihapuskan

Foto: Dok. Istimewa

Medan, Dinamika Online – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengobarkan aksi ke gedung DPRD Sumut dengan tuntutan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dihapuskan. Aksi ini dilakukan oleh KAMMI Medan dan Deli Serdang. Sebelum aksi digencarkan, pihak penyelenggara aksi telah mengirimkan surat pemberitahuan ke Polrestabes Medan. Titik kumpul aksi di lapangan merdeka Medan dan kantor DPRD Sumut sebagai sasaran pada Senin (6/7) pukul 11.30-15.30 Wib, Selasa (7/7).

Aksi ini berlangsung damai, tidak anarkis, tidak ada bakar-bakar ban ataupun lainnya yang bersifat merusak fasilitas umum. Malik Vanedi selaku koordinator lapangan (Korlap) aksi menjelaskan ada kurang lebih 50 peserta. Para peserta aksi ingin masuk ke kantor DPRD, namun tidak bisa karena orang DPRD tidak menerima dengan alasan ada hubungan kerja keluar. Jadi, akhirnya fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang keluar,” jelasnya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan akan ada aksi lanjutan jika aksi  tersebut tidak ditanggapi. “Kalau bisa kita aksi lagi jika aksi ini tidak ditanggapi, aksi selanjutnya lewat tulisan atau media dan aksi secara langsung kita kampanyekan agar RUU ini bisa dihapus, soalnya ini berbahaya juga bagi masyarakat dan bisa memecah persatuan bangsa. Pancasilakan sudah kesepakatan, pancasila sudah final jadi jangan diganggu gugat lagi,” lanjutnya.

Sisi lain, salah satu peserta aksi Irwandi Pratama mengungkapkan bahwa saat ini mahasiswa masih aktif. “Hari ini mahasiswa masih aktif terhadap isu-isu yang lahir di republik ini. Sikap yang diambil adalah sikap yang sebenarnya, sebelumnya sudah ada diskusi panjang mengenai tentang RUU haluan Ideologi Pancasila,” ungkapnya.

Irwandi Pratama juga menyebutkan bahwa RUU HIP ini sangat berbahaya. “RUU HIP ini sangat berbahaya, apabila nanti RUU ini disahkan, Partai Komunis Indonesia (PKI) akan bisa tumbuh. Kita tahu bahwa PKI ini sangat berbahaya, mereka tidak mempercayai Tuhan dan  dilarang untuk tinggal atau hidup di Indonesia karena ideologi mereka tidak cocok atau bertentangan dengan Pancasila,” sebutnya.

Reporter : Deddy Irawan dan Lisa Maulida

Editor      : Miftahul Zannah

Latest articles

Sinabung Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Keluar Zona Merah

Medan, Dinamika Online – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali erupsi pada Senin (10/08) sekitar pukul 10.16 WIB. Gunung Sinabung berstatus Siaga...

Bahas Semangat Dakwah: LDK Al-Izzah UIN SU Adakan DISKON

Medan, Dinamika Online - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Izzah UIN SU mengadakan Diskusi Online (DISKON) yang dihadiri oleh seluruh kader LDK Al-Izzah UIN SU...

RBM Adakan Coaching Beasiswa CIMB Niaga

Medan, Dinamika Online - Rumah Beasiswa Medan (RBM) mengadakan coaching beasiswa bersama CIMB Niaga. Kegiatan ini diadakan via aplikasi Google Meet mulai pukul 14.00...

HMJ HKI : Efektivitas HAM Dalam Perkembangan  Perilaku Anak

Medan, Dinamika Online – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Keluarga Islam mengadakan seminar daring dengan tema “Efektivitas HAM dalam Perkembangan Perilaku Anak Terhadap Lingkungan”. Kegiatan...

Tumbuhkan Minat Literasi, KKN DR 48 UIN SU Adakan Lokakarya Nasional

Medan, Dinamika Online - Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) kelompok 48 UIN SU mengadakan lokakarya nasional kepenulisan buku saku dan panduan dengan tema...