PJTD LPM Mafaterna: Agrokompleks dalam Kacamata Jurnalistik

- Advertisement -

 

(Foto: Dok. Dinamika)

- Advertisement -

Medan, Dinamika Online – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mafaterna Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) ke-35 2021 dengan tema “Agrokompleks dalam Kacamata Jurnalistik”. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yaitu 17-18 April 2021 yang dilaksanakan via Zoom. Kegiatan ini diisi oleh dua pemateri, yakni Nedi Putra AW, S.Pt. sebagai pemateri Jurnalistik Media Online dan Muhaimin sebagai pemateri Jurnalistik Media Cetak, Sabtu (17/4).

Frennada Lu’fatul Azizah selaku ketua panitia menjelaskan tujuan diadakannya PJTD ini adalah untuk meningkatkan wawasan jurnalistik masyarakat umum. “PJTD yang dihadiri oleh 175 peserta ini bertujuan sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan jurnalistik bagi anggota LPM Mafaterna dan masyarakat umum pada umumnya. Kedua, untuk menumbuhkan sikap kritis dan analisis terkait isu terbaru,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Putra Dwi Nugroho sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya mengatakan bahwa pelatihan jurnalistik ini sangat bermanfaat. “Pelatihan jurnalistik ini sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan dan pengembangan kemampuan. Dengan diadakannya pelatihan ini, kita dapat mengetahui ilmu jurnalistik dan tips menjadi jurnalis yang baik,” katanya.

Wakil Dekan III Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Dr. Ir. Agus Susilo, S.Pt., M.P. menuturkan bahwa banyak informasi dari bidang agrokompleks yang bisa dijadikan sebagai berita. “Sekitar 70-80% berita sekarang ini didominasi oleh bidang politik dan ekonomi. Sebenarnya menarik juga kalau kita melihat sektor pertanian di agrokompleks yang menyerap tenaga kerja paling besar,” tuturnya. 

Annisa Aulia Fuanni, salah satu peserta dari Universitas Brawijaya mengatakan bahwa berita yang akurat itu penting. “Selain ilmu, pelatihan ini membuka pola pikir saya bahwa berita yang akurat dari sumber yang dapat dipercaya itu sangat penting. Saya berharap semoga banyak orang yang tertarik pada jurnalistik, dan lebih selektif memilih berita,” katanya.

Reporter : Febri Nanda Monalisa dan Tri Puji Astuti

Editor      : Afrianti Safitri

Share article

Latest articles