CIB Banten Adakan Seminar Daring Beasiswa Kuliah di Jepang

(Foto/Dok. Panitia)

Medan, Dinamika Online –  Club Informasi Beasiswa (CIB) Banten menggelar seminar daring yang bertajuk “Tips Mendapatkan Beasiswa di Negara Jepang”. Seminar ini terlaksana 5 September 2020 lalu melalui grup WhatsApp. Seminar ini dilaksanakan dari 3 grup WA, yang mana para pesertanya berasal dari wilayah Indonesia. Muhammad Nurul Fajri, peraih penghargaan Asia Bridge Program (ABP) Study in Japan, Shizuoka University, Jepang menjadi pembicara pada kegiatan ini, Senin (7/9).

Tujuan diadakannya seminar ini untuk memberikan tips kepada para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Jepang dengan beasiswa. Ia menyebutkan beberapa jenis beasiswa di Jepang, baik dari pemerintah atau pun dari perusahaan-perusahaan besar.

Ia menjelaskan bahwa salah satu syarat penting untuk mendapatkan beasiswa studi di Jepang ialah kemampuan berbahasa Jepang yang baik. “Mampu berbahasa Jepang merupakan poin yang sangat tinggi untuk mendapat beasiswa, karena banyak sekali beasiswa lokal di Jepang yang mencari murid internasional yang bisa berbahasa jepang,” jelasnya.

Ahmad Almafahir selaku Ketua Umum CIB Banten 2020/2021 berharap kalau penyelenggaraan seminar ini sesuai dengan visi misi mereka, yaitu memberi motivasi kepada para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi. “Harapan diselenggarakannya seminar ini sesuai dengan visi kami yaitu memberikan motivasi kepada mahasiswa-mahasiswi di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri dengan beasiswa. Yang mana kita ketahui salah satu faktor berhentinya anak melanjutkan pendidikan karena faktor biaya. Sehingga dengan adanya seminar ini memberikan dorongan yang positif kepada para seluruh pemuda di Indonesia,” pungkasnya.

Kebanyakan peserta seminar daring ini menyatakan kalau mereka mengikuti  seminar daring ini karena mereka ingin sekali melanjutkan studi di Jepang karena itu adalah keinginan dan cita-cita mereka. Mereka juga ingin tahu seperti apa gambaran kehidupan di sana sebagai pelajar, apalagi mereka bukan berasal dari Jepang.

“Motivasi saya ikut seminar ini adalah karena saya ingin tahu bagaimana tips/cara agar saya bisa masuk ke dalam beasiswa ke Jepang ini. Karena banyak sekali yang bersaing mencapai beasiswa tersebut, maka dari itu saya sebagai mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan seminar yang sangat positif ini,” jelas Anisa Aulia yang merupakan mahasiswa UIN SU.

Tidak semua mahasiswa yang peraih beasiswa di Jepang itu mendapat beasiswa penuh. Ada juga yang mendapat beasiswa parsial, seperti pembicara di seminar ini. Ia menerangkan bahwa mahasiswa yang mendapat beasiswa parsial bisa melakukan kerja paruh waktu.

Reporter : Syafrida dan Irham Aliyafi Siahaan

Editor      : Khairatun Hisan

Latest articles

Beramal Baiklah Layaknya Seperti Lebah

Penulis : Khoiriah Syafitri “Teruslah berbuat kebaikan dan jangan pernah bosan. Sebab tidak ada balasan untuk kebaikan melainkan kebaikan itu juga bahkan kebaikan yang lebih...

Masih Bertahan dalam Bosan?

Penulis: Muhammad Tri Rahmat Diansa Beberapa bulan sudah terlewat dan kita masih dipisahkan oleh jarak, sebab pandemi yang seolah tak ingin mengakhiri. Rasa bosan, jenuh,...

Tingkatkan Generasi Qur’ani, JPRMI Adakan Tablig Akbar

Medan, Dinamika Online - Dalam rangka meningkatkan generasi qur’ani organisasi Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) mengadakan kajian tabligh akbar dengan mengusung tema...

It’s Okay: Perjalanan Mencari Jati Diri

Judul : It's Okay to Not Be Okay atau Psycho But It’s Okay Genre : Romansa-Drama Sutradara : Park Shin-woo Penulis : Jo...

Tatang Koswara: Sniper Kaliber Dunia

Judul buku : Satu Peluru Satu Musuh Jatuh: Tatang Koswara Sniper Kaliber Dunia Penulis : A. Winardi Penerbit : Penerbit Buku Kompas Tahun...