5 Balon Rektor UIN SU Resmi Terdaftar

Foto: Dok. Dinamika

Pendaftaran Rektor UIN SU periode 2020-2024 menjadi sorotan di lingkungan kampus UIN SU. Mahasiswa UIN SU belum banyak yang mengetahui proses pemilihan dan siapa saja Bakal Calon Rektor Baru UIN SU.

Diketahui sebelumnya, pendaftaran dan pemberkasan penjaringan Bakal Calon (Balon) Rektor UIN SU periode 2020-2024 dibuka pada rentang waktu 11-14 Mei 2020, sebanyak lima guru besar/profesor UIN SU secara resmi mendaftarkan diri pada panitia penjaringan Bakal Calon Rektor UIN SU 2020-2024 di Gedung Haji Anif Kampus I UIN SU.

Seperti yang disampaikan Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor UIN SU Periode 2020-2024, Dr. Abdul Rahim, M. Hum mengatakan calon bakal calon rektor yang sudah mendaftar ada lima orang. “Iya, ini hari terakhir, balon yang sudah mendaftar ada lima orang. Sesuai urutan pendaftar yang telah kami terima. Pertama, Prof. Dr. Saidurrahman. Kedua, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA. Ketiga, Prof. Dr. Amroeni Drajat, M.Ag. Keempat, Dr. Faisar Ananda, MA. Kelima, Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.

Setelah Balon Rektor UIN SU melakukan pemberkasan, selanjutnya panitia penjaringan melakukan verifikasi persyaratan administrasi pada 15-19 Mei 2020 dan penetapan hasil verifikasi dokumen balon rektor tersebut pada 20 Mei 2020.

Namun, dalam proses pemilihan rektor mahasiswa tidak dilibatkan. Ketua panitia penjaringan balon rektor pun turut mengklarifikasi perihal tersebut. “Iya, karena UIN SU dalam lingkungan instansi Kementrian Agama. Jadi, dalam aturan pemilihan rektor hanya melibatkan Senat. Senat UIN SU memberikan pertimbangan kepada balon rektor dan selanjutnya Rektor UIN SU Medan menyampaikan calon rektor tersebut ke Menteri Agama,” ungkap Rahim

Selanjutnya, datang dari ketua DEMA FEBI UIN SU yang mengatakan bahwa secara kapasitas kepemimpinan para calon rektor tidak diragukan lagi. “Tidak diragukan lagi kepemimpinan para calon rektor untuk memimpin kampus UIN SU JUARA. Namun, saya pribadi sebagai mahasiswa agar pemilihan rektor ini menimbulkan kepemimpinan baru yang lebih mengedepankan asas-asas kepentingan mahasiswa,” kata Muhammad Rajab Ardiansyah saat dihubungi via WhatsApp.

Lebih lanjut Rajab mengatakan di tengah pandemi ini mahasiswa mencoba menyampaikan aspirasi tentang kepentingan mahasiswa. “Beberapa kali kita mencoba  untuk menyampaikan aspirasi  tentang kepentingan mahasiswa, seperti Camaba yang merasa keberatan terhadap biaya Ma’had dan UKT. Itu belum ada respons dari pimpinan, mungkin mereka lagi sibuk dalam pemilihan rektor, itu wajar. Saya berharap yang pastinya dalam pemilihan rektor ini dapat terciptanya kepemimpinan baru untuk UIN SU yang lebih juara, artinya maju dan sejahtera,” tutupnya.

Reporter : Amita dan Lisa Maulida

Editor      : Rindiani

Latest articles

Jalur UM-Mandiri 2020, UIN SU: Kuota 1300 Camaba

Medan, Dinamika Online – UIN SU membuka kuota 1300 untuk calon mahasiswa baru (Camaba) tahun akademik 2020/2021. Hal tersebut berdasarkan pernyataan Yunni Salma, S.Ag.,...

Gelar Seminar, Sema FSH: Kita Gali Ilmu Pengetahuan Terhadap Hukum

Medan, Dinamika Online - Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) mengadakan seminar daring bertajuk "Menggagas Penegakan Hukum Pidana di Indonesia pada Era...

FEBI Lahirkan Wisudawan Terbaik pada Wisuda ke-73

Medan, Dinamika Online - UIN Sumatera Utara mewisudakan sebanyak 649 wisudawan/ti pada sidang senat terbuka. Wisuda ke-73 yang berlangsung di Aula Utama Kampus II...

5 Tips Berani Bicara, Himatika Adakan Diskusi Online

Medan, Dinamika Online – Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN SU adakan diskusi online dengan mengangkat tema “Berani Bicara, Tunjukkan Kualitas...

UIN SU Wisudakan 649 Mahasiswa

Medan, Dinamika Online - UIN SU mewisudakan sebanyak 649 mahasiswa pada sidang senat terbuka Wisuda ke-73. Prosesi ini berlangsung di Aula Utama Kampus II...