Asteroid Melintasi Bumi Esok Hari, Akankah Dunia Resah?

1
Ilustrasi astroid. (foto/Ilustrasi/vix.com)

Penulis: Muhammad Alvridho Prayoga

Lagi-lagi dunia mendapatkan ancaman yang lebih mematikan dari menyebarnya wabah virus Corona. Sebuah asteroid raksasa 2002 PZ39, yang bisa menghancurkan planet dengan cepat, akan mendekati dan melintasi Bumi pada Sabtu (15/2) esok hari.

Direktur Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA mengatakan Asteroid ini tidak berbahaya. “Asteroid ini tidak mengancam bumi atau berbahaya,” ujar Paul Chodas, seperti dilansir dari Boston Herald, Jumat (14/2/2020).

Asteroid 2002 PZ39 merupakan bagian dari asteroid Apollo, yang terletak dekat dengan bumi. Eksentrisitas orbit asteroid ini tercatat sebesar 0.547, sementara magnitudo mutlaknya adalah 18.9. Dan pembentukan asteroid ini seperti asteroid pada umumnya, asteroid ini terbentuk dari nebula matahari primordial sebagai pecahan planetisimal, sesuatu di nebula matahari muda yang tidak cukup besar untuk berubah menjadi planet.

Baca juga: Warga Sumut Lakukan Aksi Damai Tolak Pemusnahan Babi

National Aeronautics and Space Administration (NASA) memberi nama asteroid besar ini 2002 PZ39. Asteroid ini melaju dengan kecepatan 34.000 mph dan ketika melintas jarak terdekatnya hanya 15 kali jarak bulan. Asteroid ini berdiameter hampir 1 kilometer.

Meski dari secara teori dan hitungan NASA, Asteroid 2020 PZ39 ini tak menabrak bumi, namun potensi asteroid tersebut keluar dari orbitnya dan menghantam Bumi tetap ada. Akan tetapi jika hal ini terjadi, maka asteroid ini bisa saja membunuh jutaan manusia dan menghancurkan sebuah kota. Dan bilamana jatuhnya di laut kemungkinan besar berpotensi tsunami.

Baca juga: Meruginya Ketika Menjadi Pelaku Riba

Selain Sabtu besok, asteroid ini akan kembali mendekati Bumi pada Selasa pekan depan karena orbitnya bersinggungan dengan orbit Bumi. Pada Selasa jaraknya hanya 251.000 mil dari Bumi.

Yang lebih buruk lagi, NASA prediksi dampak asteroid aphophis jika hantam Bumi pada tahun 2029, hal ini dilansir dari laman pemberitaan tirto.id bahwasannya ini perkirakan dapat mengakibatkan kekacauan lebih besar dari peristiwa Tusungka di Rusia, Krakatau, dan Bom Hidrogen Tsar Bomba.

Editor : Ade Suryanti

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.