Advertisement
Foto: Rafifa Luqyana Kesuma

Medan, Dinamika Online Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sumut mengadakan acara Coffe Morning dengan stakeholder untuk mewujudkan generasi milenial bebas narkoba yang bertemakan “Dengan Semangat HUT ke 74 Republik Indonesia tahun 2019, Wujudkan Generasi Milenial Bebas Narkoba” tepatnya di Aula Transparansi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut, Senin (12/).

Drs. Atrial, S.H sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumut diwakilkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumut Drs. Tuangkus Harianja, MM menyampaikan upaya menolak narkoba. “Sumut rangking dua pecandu narkoba. Untuk itu, perlu adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat desa untuk pencegahan narkoba. Alokasikan anggaran untuk kegiatan pencegahan narkoba,” imbuhnya.

“Dana desa benar-benar difungsikan untuk regulasi. Sebagai salah satu pengawasan, hendaknya buat peraturan yang jelas sebelum menikah, contohnya wajib tes urine,” tambah Tuangkus Harianja dalam materinya.

Lain hal dengan Ketua Komite II DPR RI, DR. H. Dedi Iskandar Batubara, S.sos, SH, MSP, ia memaparkan bahwa anak-anak muda adalah sasaran pasar narkoba. “Kelompok milenial itu sosial, ekonomis dan psikologis. Pasarnya bandar narkoba yaitu anak-anak muda karena dapat menjadi investasi yang jangka panjang,” tuturnya.

“Kenapa anak-anak muda senang memakai narkoba, karena ingin dibilang keren atau jadi bahan pelarian ketika penuh masalah. Atau sebagai daya tarik untuk meninggikan eksistensi. Dan ini menjadi tugas kita bersama untuk lebih memerhatikan stigma dampak yang diterima dari narkoba,” tutup Dedi Iskandar.

Reporter : M. Rio Fani dan Sri Julia Ningsih

Editor     : Nurul Liza Nasution