Foto : Silvia Marissa

Medan, Dinamika Online – Panitia pelaksana Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan pemilihan DEMA UIN SU di Aula Pusbinsa lantai II. Pemilihan dilakukan dengan sistem pencontrengan yang diwakilkan oleh satu orang delegasi HMJ. Namun proses pemilihan berakhir ricuh, Senin (16/4).

Zulfahmi selaku ketua KPU dalam sambutannya berharap pemilihan DEMA dapat berjalan dengan damai. “Menang itu adalah harapan, damai itu adalah tujuan. Siapa yang menang nantinya, kedamaian tetap harus kita capai, untuk mewujudkan UIN SU yang lebih juara,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, pemilihan DEMA molor dari jadwal yang ditetapkan, bahkan prosesnya sempat terjeda disebabkan ketidakhadiran salah satu kandidat, juga ketidakhadiran Wakil Rektor III yang harus menandatangani berita acara pemilihan.

Setelah KPU mengumumkan pemenang, sejumlah mahasiswa baik di dalam maupun luar ruangan ricuh. Kericuhan juga sempat terjadi di luar gedung Pusbinsa. Akibat kejadian ini, dinding Aula retak, dan kaca pintu masuk Pusbinsa pecah.

Salah satu delegasi HMJ berkomentar. “Forum pemilihan ini tidak lebih terhormat dari pemilihan remaja masjid. Remaja masjid saja kalau pemilihan ketua dihadiri Kepala Desa, Lurah, bahkan Camat. Tapi forum kita ini tidak ada dihadiri orang birokrat, tidak ada WR III,” ucapnya.

Reporter : Anisa Rizwani dan Devi Junita Sari

Editor      : Rizki Audina

1 KOMENTAR

Comments are closed.