Foto  : Dok. Panitia
Foto  : Dok. Panitia

Medan, Dinamika Online – Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) Golden Universitas Islam Negeri Sumatera Utara berhasil menggugah minat mahasiswa untuk ikut berinvestasi di Pasar Modal Syariah dilaksanakan di Aula besar UIN SU mengundang seluruh mahasiswa se Kota Medan, cerdas melihat investasi peluang dan perangkat, (20/10).

Berdasarkan survei Nasional  sekitar 29% tingkat pemahaman masyarakat Indonesia tentang pasar modal. Berbeda dengan tingkat literasi pasar modal yang hanya dalam persentasi 44%. Hal tersebut disampaikan oleh Mulyanto yang merupakan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regioal 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) ketika menyampaikan sambutan baiknya pada pembukaan acara Kumpul Besar (Beli saham rame-rame).

Dilanjutkan oleh Haryajid Ramelan, MM, C.SA, C.RP Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Indonesia, Analis dan Komite Manajemen Resiko PT. Phapros Indonesia, Advisory Consultant PT. Capital Bridge Advisory, President Director PT. Capital Bridge Indonesia, dan beberapa Perusahaan lainnya. Ia menghimbau kepada investor muda untuk menghindari investasi bodong.

Investasi bodong tersebut kriterianya adalah, “Jangan serakah, teliti investasi tersebut, perhatikan spekulasi, juga teliti modusnya seperti, investasi berjangka dan investasi emas,” Katanya dalam sela isi materi.

Acara berdurasi 2,5 jam ini mengundang mahasiswa/i bermacam almamater. Mayoritas peserta Yuk Nabung Saham ini adalah mahasiswa UIN SU, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan.

Reporter         : Rahmanuddin              

TIDAK ADA KOMENTAR