Foto : Dok. Dinamika

Medan, Dinamika Online – Lebih dari seribuan Akhwat dan Ikhwan orasi dan longmarch dari Lapangan Merdeka hingga pelataran Masjid Raya al-Mashun, Medan, minggu pagi (11/2). Ketua PD KAMMI Kota Medan, Arri A. Siregar, S.HI mengamini jika bagian luarlah yang diawali untuk dihijabi sedangkan perkara hati akan mengiringi.

Pada pukul 07:30 WIB, para Ikhwan dan Akhwat dari berbagai aliansi dan organisasi merapikan barisan  sebanyak 3 jenjang memanjang membentuk barisan yang terdiri dari lebih dari seribu partisipan. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan, Relawan Zakat, dan berbagai aliansi dan organisasi lainnya.

Yang menarik pada kegiatan ini adalah, adanya pembagian jilbab secara cuma-cuma kepada Warga Medan yang sedang melintas di sepanjang jalur yang yang dilewati oleh Massa. Penampilan Nasyid oleh Uje Barra berhasil menghibur massa setiba di pelataran Mesjid Raya al-Mashun, JL. Sisingamangaraja, tentunya tabligh akbar yang berkenaan dengan berhijab oleh Ustadzah Azizah di halaman depan masjid.

Arri, pada akhir acara menuturkan, “Semua jilbab yang dibagikan secara gratis itu diperoleh dari donasi warga, pengajian-pengajian, organisasi-organisasi, para Ustadz serta tindaklanjut dari proposal-proposal yang diajukan ke perusahaan,” katanya setelah melakukan wawancara dengan stasiun televisi swasta.

Yang melatarbelakangi aksi tutup aurat ni adalah sebagai momen untuk memberikan peringatan kepada warga khususnya Muslim agar tidak terpengaruh dengan hari kasih sayang (valentine day) jatuh pada 14 februari dan diganti dengan hari penutupan aurat. Keterangan itu disampaikan oleh Ketum KAMMI Medan sesaat akan melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.

Reporter         : Rahmanuddin