Foto : Dok. Panitia

Medan, Dinamika Online – Melihat maraknya tuntutan wanita yang tak kunjung usai, komunitas Back to Muslim Identity (BMI) Community Sumut menggelar talkshow bersama para intelektual muda Indonesia dengan tema “Propaganda Feminisme Tuntas dengan Islam Politik” yang berlangsung di Garuda Citra Hotel, Minggu (8/4).

Salah satu narasumber talkshow Yanti Febrianti mengungkapkan bahwa, feminisme itu terjadi sejak dulu, kini, dan nanti. “Feminisme itu bukan dari Islam atau pun bagian dari Indonesia, tetapi dari budaya Barat. Maka jangan ikuti, berbuatlah sebelum bertindak agar tidak terikat dengan ide-ide feminisme tersebut,” ungkapnya.

Rina Anjelina Sirait selaku ketua panitia acara juga mengatakan bahwa, feminisme merupakan isu viral saat ini. “Besar harapan saya agar para muslimah di Indonesia ini tidak terpengaruh dengan ide feminisme yang kini sudah merambah ke seluruh permukaan bumi,” ujarnya.

Afrillia Arizona, salah satu peserta  dari komunitas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN SU berharap agar mahasiswa sadar dengan wabah feminisme. “Saya berharap agar kita sadar akan peran kita dan sebagai wanita harus tahu bahwa porsi laki-laki dengan wanita jelas berbeda,” tuturnya.

Reporter : Asri Alviana dan Putri Syakbania Dalimunthe

Editor      : Iin Prasetyo

TIDAK ADA KOMENTAR

Membawa Makna Meraih Cita